Kecelakaan Maut, Seorang Siswa SMK Galuh Rahayu Tewas di Tempat

oleh
Korban kecelakaan kendaraan hingga meninggal. Konten Jabar / Ilustrasi Istimewa

CIAMIS – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Sukaraja, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (Jabar), Rabu 19 Juli 2017. Korban yang di ketahui berinisial “RD” warga Dusun Cikaret, Desa Sukamulya, Kecamatan Cihaurbeuti, Kab Ciamis, langsung meninggal di lokasi kejadian di Dusun Rajapeni, Desa Sukaraja, Kecamatan Sindangkasih tersebut.

Mas Bram, warga sekitar mengatakan, kejadian terjadi pada Rabu 19 Juli 2017,sekira kurang lebih pukul 21:00 WIB malam. kecelakaan tersebut yang melibatkan motor Yamaha Mio dan Honda Beat itu, mengakibatkan satu orang tewas di tempat.

“Saat itu terdengar benturan cukup keras. Ketika saya lihat ke depan, ternyata ada kecelakaan serius. Dua sepeda motor dan tiga orang sudah terkapar di tengah jalan. Satu orang pengendara tewas di tempat, saat itu juga warga sekitar langsung mengerumuni lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan pertama,” ungkap Bram di lokasi kejadian, Rabu 19 Juli2017.

Menurut sejumlah informasi yang berhasil di himpun Kontenjabar.com, pengendara Honda Beat dan pengendara Yamaha Mio melaju bersamaan dari arah Ciamis menuju Bandung. Diduga, pengendara Honda Beat yang berusaha ingin menyalip yang akhirnya naas menghantam bagian belakang motor Yamaha Mio tersebut yang berada di depannya.

Kejadian kecelakaan tersebut langsung di tangani Uni Laka Lantas Polres Ciamis, guna penyelidikan lebih lanjut. Sementara, korban pengandara Honda Beat yang tewas di lokasi kejadian langsung di evakuasi ke RSUD Ciamis. Hingga Kamis 20 Juli 2017, setelah korban pengendara motor Honda Beat tersebut di bawa keluarga, korban langsung di kebumikan di wilayah kampungnya.

Diketahui, korban kecelakaan yang tewas di tempat yakni “RD”, adalah Siswa SMK Galuh Rahayu, Kecamatan Sindangkasih, yang masih duduk di bangku Kls 12 jurusan Otomotif.

“Saat ini RD sedang melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di salah satu bengkel di kota  Tasikmalaya, keseharian anak itu baik dan juga ulet dalam belajar, tidak banyak tingkah cenderung lebih pendiam. Setiap sehabis pulang sekolah, ia bekerja di pabrik tahu bulat milik orang tua temannya untuk membantu ekonomi orangtuanya. Bahkan setahu pihak sekolah, almarhum sudah memilik Surat Ijin Mengemudi kendaraan (SIM) dari hasil kerjanya. Menurut keterangan yang di terima pihak sekolah, korban nyalip dan nyenggol Mio hingga tewas, pihak sekolah dan kerabat mengantarkan pemakaman RD tadi pagi sekitar jam 08:00 wib.” ungkap Maman Karsiman, salah seorang Guru Kesiswaan di sekolah tersebut.

Sementara, teman korban Regi mengaku, sangat merasa kehilangan atas tewasnya RD. Setahu dirinya, RD Sudah bekerja sejak masuk SMK di pabrik tahu bulat cap jempol milik Yaya, yang berada di Dusun Rajapeni, RT 17/05, Desa Sukaraja, Kecamatan Sindangkasih, Ciamis. Sepulang sekolah, almarhum suka langsung bekerja di pabrik tahu bulat itu, dari hasil kerjanya RD kini bisa memiliki usaha pom mini di perbatasan Tasikmalaya-Ciamis yang di kelola keluarganya, bahkan ia sedang berencana ingin membuka usaha lagi Counter HP,” terang Regi.

(Sendi Fitriana)

Editor : Deni

 

 

Kontenjabar.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *