PTPN X Penuhi Kebutuhan Pupuk Petani Melalui Program Makmur Agrisolusi

oleh -80 views

SURABAYA – Musim Tanam tebu 2021 di PTPN X akan didukung pemenuhan pupuknya melalui Program Makmur Agrosolusi yang diharap berujung pada peningkatan produktivitas secara signifikan sebagai tindaklanjut kerjasama dengan PT Petrokimia Gresik hasil kesepakatan bulan April lalu.
Direktur PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X, Tuhu Bangun mengatakan program tersebut adalah upaya pola budidaya tebu dengan pemenuhan pupuk, “Lahan tebu yang ditanam ini nantinya akan didukung pemenuhan pupuknya melalui Program Makmur Agrosolusi,” ujarnya pada kegiatan tanam perdana tebu di Desa Sidonganti, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Rabu (09/09/2021).

Pada acara yang dihadiri oleh Dwi Satriyo Annurogo selaku Dirut Petrokima Gresik, Tuhu Bangun menjelaskan lahan tebu yang ditanami nantinya akan didukung pemenuhan pupuk non subsidi jenis ZA, dan NPK Phonska Plus, “Program ini bertujuan untuk mendorong peningkatan produktivitas tebu dengan pendampingan intensif kepada petani melalui budidaya tanaman dengan memberikan pasokan sarana produksi, dan pemasaran hasil pertanian melalui skema kemitraan” paparnya.

Rencananya, program Makmur Agrosolusi akan memenuhi kebutuhan pupuk untuk 6.504 Ha lahan tebu rakyat di bawah binaan pabrik gula PTPN X, yang berada di Mojokerto, Jombang, Gresik, dan Lamongan.

“Tanam perdana tebu ini sebagai langkah nyata sinergi antara PTPN X dengan Petrokimia Gresik dalam upaya peningkatan produktivitas tebu,” terang Direktur PTPN X.

Lanjutnya, hingga September 2021 angka realisasi pemupukan oleh Progam Makmur Agrosolusi yang telah dilakukan oleh PTPN X mencapai 2.662 Ha (41% dari target) dengan rencana 1.561 Ha di wilayah Mojokerto, 833 Ha di wilayah Jombang, 118 Ha di wilayah Gresik, dan 150 Ha di wilayah Lamongan.

Diharapkan adanya program Makmur Agrosolusi akan mendukung ketepatan pemupukan, yang berujung pada peningkatan produktivitas secara signifikan. Selain itu, sinergi antara PTPN X dengan PT Petrokimia Gresik ini merupakan peranan BUMN dalam mewujudkan ketahanan pangan, khususnya di sektor gula nasional.

Kontributor : Evelyn Cristianti
Editor            : Abraham