Harga Cabai Merah Di Pasar Tradisional Ini, Dua Kali Turun Harga

oleh -55 views
Petani saat melakukan panen cabai. Konten Jabar / Dokument, Foto Istimewa

MUKOMUKO BENGKULU –  Harga cabai merah di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, pedagang ecerannya saat ini menjual dengan harga sebesar Rp.25,000 per kilogram, yang bisa di katakan turun harga sebesar Rp.5,000 per kilogramnya di bandingkan dengan harga penjualan cabai merah pada sebelumnya.

“Yang asalnya hingga Rp.30,000, saat ini harga cabai merah turun jadi Rp.25,000 per kilogram. Ya,,, turun harganya Rp.5,000, karena pasokan cabai merah di pasar ini melimpah,” kata salah satu pegadang sayuran di Pasar Tradisional, Kelurahan Koto Jaya, Kecamatan Makomah, Kabupaten Mukomuko, Minggu 26 Februari 2017.

Harga cabai merah yang sebelumnya merangkak naik, selama dua pekan terakhir ini harga cabai merah di tingkat pedagang pengecer sayuran di pasar tradisional tersebut mengalami penurunan. Dari asal harga yang sebesar Rp.50,000 per kilogram, turun menjadi Rp.30,000 per kilogram, hingga saat ini menjadi seharga Rp.25,000 per kilogramnya.

Pedagang yang tak mau di publikasikan namanya itu mengatakan, Saat ini harga cabai merah di pasar tradisional ini turun, karena pasokan cabainya dari para petani yang ada di Desa Lubuk Sanai, dan Kecamatan Lubuk Pinang cukup melimpah. Malahan harga cabai merah dari para petani setempat di sini lebih tinggi di bandingkan harga cabai merah impor yang berasal dari Kabupaten Kerinci, Jambi.

“Kualitas cabai merah dari Mukomuko di sini cukup bagus di bandingkan dengan cabai merah impor dari Kerinci sana,” ujarnya.

Mayoritas kata Ia, Masyarakat di wilayah Kecamatan Kota Mukomuko, lebih memilih cabai merah dari petani setempat dari pada cabai merah dari luar daerah.

Menurutnya, meskipun harga cabai merah saat ini di wilayah itu turun, namun tidak mempengaruhi pendapatan pedagang sayurannya, pedagang tetap saja mengambil keuntungan di kisaran Rp.5,000 hingga Rp.10,000 per kilogram. (Edi Supri/Marwan Efendi)

Editor : Deni