Baru Tiga Hari Menikah, Perampok Spesialis Bank Diringkus Satuan Polsek Cikarang Selatan

oleh -982 views
Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Dona Zatulo Harefa beserta jajaran saat menggelar konfrensi pers, kasus Perampok spesialis Nasabah Bank. Foto: Saripudin

BEKASI- satuan reserse Polsek Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi, Berhasil menangkap dua dari tiga pelaku perampokan spesialis nasabah bank,dari tangan kedua pelaku petugas berhasil mengamankan dua unit sepeda motor, Satu buah handphone dan uang tunai senila tujuh juta rupiah dengan pecahan receh.

Tertangkapnya Mwn(19) dan Fs(49) dua pelaku spesialis perampok nasabah bank, terjadi saat keduanya dengan satu pelaku lainnya yang menjadi DPO, melakukan aksi kejahatan di depan toko susu kharisma 2 jalan raya Cikarang Cibarusah, Desa suka dami Kecamatan Cikarang Selatan kabupaten Bekasi.

Para pelaku yang berjumlah tiga orang dengan Modus awal berpura – pura menjadi nasabah melihat korban mengambil uang dengan jumlah lumayan besar, satu pelaku yang mengetahui adanya nasabah bank mengambil sejumlah uang, Langsung memberitahukan dua pelaku lainnya,yang langsung membuntuti korban.

Tersangka Mwn mengaku nekat menjadi perampok lantaran harus melunasi hutang sisa acara pernikahan, “,saya baru menikah tiga hari, saya terpaksa melakukan pekerjaan ini karna harus melunasi hutang sisa repsepsi pernikahan yang belum lunas”.pungkasnya
(Selasa,20/08/2019)

Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Dona Zatulo Harefa menambahkan, berdasarkan pengakuan para tersangka peran mereka berbeda-beda. Pelaku Marwan yang mengeksekusi atau membobol jok motor, pelaku Firdaus pengintai dan Gerry (DPO) yang mengawasi situasi di TKP.

”Kami menduga kawanan ini sudah beraksi beberapa kali. Untuk memastikan, kita masih minta keteranganya,” jelasnya. Dari aksi kejahatan itu, petugas menyita barang bukti amplop bertuliskan BCA yang didalamnya berisi uang Rp7 juta, dan satu unit sepeda motor Honda Beat Street tanpa plat nomor.

Termasuk satu unit sepeda motor jenis Yamaha Jupiter warna Hitam dengan nomor polisi B 4490 TBB milik salah satu tersangka. Tersangka dijerat dengan Pasal 363 KHUP dengan ancaman kurungan penjara di atas lima tahun.

Penulis: Saripudin