Digiring Petugas, Ius Pane Pelaku Perampokan Keji di Pulomas, Hanya Diam Tak Berkata.

oleh -70 views
Yus Pane, Tersangka perampokan dan penyekapan di Pilomas, saat Konfrensi Pers di Bandara Halim Perdanakusuma. Konten Jabar / Foto Dtk
Yus Pane, Tersangka perampokan dan penyekapan di Pilomas, saat Konfrensi Pers di Bandara Halim Perdanakusuma. Konten Jabar / Foto Detik

JAKARTA – Minggu, 1 Januari 2017. Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers terkait ditangkapnya tersangka terakhir pembunuhan Pulomas, Ius Pane. Ius yang baru saja dibawa dari Medan, turut dihadirkan dalam konferensi pers yang digelar di Bandara Halim Perdanakusuma ini dengan dikawal ketat oleh petugas kepolisian, Ius berdiri di barisan kedua. Tepat dibelakang Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan.

Dalam Konferensi pers yang berjalan sekitar 12 menit itu. Ius hanya diam, tidak ada sepatah kata pun yang keluar dari pelaku perampokan dan penyekapan keji itu. Rencananya, Setelah konfrensi pers, Ius akan dibawa ke Mapolres Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Polisi  akan terus mengembangkan kasus perampokan sadis di Pulomas yang mengakibatkan 6 orang meninggal dunia ini. Setelah tertangkapnya tersangka Ius Pane, polisi rencanaya akan menggeledah rumah kontrakan Ius Cs di Bekasi, Jawa Barat.

“Akan kita kembangkan. Kita akan geledah rumah kontrakannya di Bekasi,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan.

Diberitakan sebelumnya, Pius ditangkap di Medan, Sumatera Utara pukul 07.45 WIB. Saat turun di pool bus Antar Lintas Sumatera (ALS) di Jl Sisingamangaraja, Medan, Sumatera Utara. Rencananya, dari Halim, Ius akan langsung dibawa ke Polres Jaktim. akan dibawa polisi ke tempat-tempat saat dia melarikan diri. Polisi akan melacak di mana saja keberadaan sejumlah barang bukti.

Selain menggeledah rumah kontrakan di Bekasi, polisi juga akan menelusuri keberadaan barang bukti terkait aksi kejahatan yang mereka lakukan. Iriawan menyebut pelaku sempat menjual barang bukti di kawasan Warung Jambu, Bogor. Iriawan mengatakan, barang hasil rampokan tersebut mereka jual untuk kebutuhan para pelaku.

“Dia sempat juga (jual) barang bukti HP di Warung Jambu, kita akan kembangkan ke sana.” kata Iriawan.

Tempat – tempat yang akan disisr polisi tersebut, antara lain lokasi mobil yang digunakan untuk merampok diletakkan. Kemudian lokasi senjata api ditinggalkan. Selanjutnya, Ius akan dibawa ke tempat dimana dia menjual barang bukti hasil kejahatannya.

“Kami akan bawa ke tempat di mana, pertama mobil yang digunakan untuk melakukan perampokan., Kedua senpi. Ketiga parang atau senjata tajam.,” kata Iriawan.***

Editor : Hens Pradhana