Gara-gara Tiduri Perempuan Tak Mau Bayar, WNA Asal Swedia Diamankan Polisi

oleh -521 views
WNA Asal Swedia ditangkap pihak kepolisian, diduga usai melakukan penganiayaan. Foto : Ilustrasi Istimewa

DENPASAR – Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Swedia bernama David (44), akhirnya ditangkap jajaran anggota Polsek Denpasar Selatan, Bali, di wilayah Sanur, Jum’at 16/04/2021 lalu.

pasalnya, WNA tersebut diduga memukul dan mengancam seorang perempuan berinisial AP (29), dengan senjata tajam dan pistol jenis airsoft gun, di sebuah villa kawasan Sanur, Denpasar, Bali, pada Senin 22 Maret 2021 malam lalu.

“David itu tidak mau mentransfer uang, kemudian ditagih dan terlapor marah lalu melakukan hal tersebut (Penganiayaan),” kata Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, AKP Hadimastika Karsito Putro, saat dihubungi, Senin 19/04/2021. Seperti dilansir Merdeka.com.

Penganiayaan itu terjadi setelah pelaku Dua kali meniduri korban. Kemudian, ketika korban meminta uang bayaran sebesar Rp. 800 ribu, WNA atau bule tersebut marah dan malah menganiaya korban.

“Peristiwa itu berawal saat korban dihubungi oleh teman pelaku bernama Robert. Lalu korban diminta datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), untuk menemani minum dan korban bersedia asalkan dibayar Rp. 800 ribu.” terang AKP Hadimastika.

Sesampainya di TKP, dikatakan AKP Hadimastika, korban menemani Robert dan teman-temannya termasuk juga David minum. Lalu ketika menjelang pagi, korban diajak masuk kamar oleh David hingga berhubungan sebanyak dua kali.

“Usai melayani, korban meminta uang kepada David Rp. 800 ribu. Tetapi David tak mau mentransfer uang dan malah bertanya mengapa meminta uang kepadanya.” Jelasnya.

Selanjutnya, AKP Hadimastika berujar, David menyuruh korban meminta uang kepada Robert. Korban menjawab bahwa dirinya tidur dengan David. Mendengar hal itu, David marah dan menganiaya korban serta memukul beberapa kali pada wajah korban.

“Korban dipukul beberapa kali di muka, kepala, leher dan tangan kiri dengan tangan kosong dalam posisi mengepal, dan juga mencekik leher korban, terlapor juga menodongkan pistol ke arah muka korban dan menodongkan pisau ke leher korban,” ujarnya.

Korban ditambahkan AKP Hadimastika, kemudian melaporkan penganiayaan yang dialaminya ke Polsek Denpasar Selatan. WNA itu sudah diamankan kepolisian dan masih didalami dan diperiksa atas kejadian tersebut.

“Sudah diamankan dan diproses,” katanya. ***

 

Reporter : Deni
Sumber : Merdeka.com