Kasus Penembakan di Polda Jatim, Kompol Moh Yusuf: Belum P19 Apalagi P21, Tanya Saja ke Kejati

oleh -496 views
Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Unit I Ditreskrimum Polda Jatim, Kompol Moh Yusuf SH. MM, saat dikunjungi awak media kontenindonesia.com di ruang kerjanya. Foto : Evelyne Christanty

JEMBER – Kasus penembakan terduga pencuri kayu bernama Aris Samba, yang dilakukan oleh oknum Polisi Hutan (Polhut) Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) berinisial DS yang terjadi pada 03 Oktober 2019 lalu, hingga Maret 2021 ini kasusnya masih bertahan di Polda Jawa Timur (Jatim).

Saat ditanya terkait perkembangn kasus tersebut, Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Unit I Ditreskrimum Polda Jatim, Kompol Moh Yusuf SH. MM mengatakan, kasus tersebut masih ditangani di Polda Jatim karena belum lengkap alias P19 apalagi 21.

“Iya kasus itu masih di Polda, karena belum P19 apalagi P21 alias lengkap. Langsung saja tanya ke Kejati.” ungkap Moh Yusuf, melalui pesan singkat WhatsApp kepada wartawan, Kamis 04/03/2021.

Sementara, Mursid Efendi yakni kakak korban menyampaikan, jika dirinya diberitahu oleh kuasa hukumnya untuk menunggu proses yang saat ini sudah sampai kejaksaan.

“Saya hanya disuruh sabar saja.” singkat Mursid, saat ditanya kontenindonesia.com, Jum’at 12/03/2021.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim, Faturohman mengungkapkan, berkas perkara oknum Polhut atas nama Dody Setyawan belum diterima Kejati Jatim.

“Berkas belum masuk dan belum dilimpahkan.” ungkapnya saat dihubungi melalui telepon cellular.

Selain itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Gatot Repli Handoko menjelaskan, rencana tindak lanjut penyidik dengan melengkapi dan mengirim berkas perkara Dody Setyawan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU).

 

Reporter : Evelyne Christanty
Editor : Deni