Patuhi Program Kapolri Baru, Polda Banten Libatkan Juru Bahasa Isyarat

oleh -104 views
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi, saat gelar konferensi pers yang melibatkan seorang wanita bagian bahasa isyarat disamping kirinya. Foto : Supriyanto

SERANG – Pemandagan yang cukup berbeda nampak pada acara Konferensi Pers terkait pengungkapan kasus tindak pidana Pencurian Bermotor (Curanmor) roda empat di Polda Banten.

Seorang wanita berbaju batik tampak berdiri dibelakang Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi.

Wanita yang berkerudung biru dongker itu memainkan kedua tangannya dengan bahasa isyarat, saat Kombes Pol Edy Sumardi berbicara.

“Ya, wanita tersebut adalah adalah juru bahasa isyarat yang sengaja dihadirkan untuk melengkapi kebutuhan informasi.” ungkap Edy Sumardi, kepada awak media di Mapolda Banten, Senin 08/02/2021.

Edy berujar, Polda Banten akan mengikutsertakan juru bicara isyarat dalam setiap kegiatan konferensi pers. Hal ini dilakukan dalam rangka memenuhi hak penyandang difabel untuk memperoleh informasi yang sama dan utuh.

“Mulai saat ini dan seterusnya setiap kegiatan konfernsi pers di Polda Banten akan berbeda dengan yang sebelumnya. Kali ini kami mengikutsertakan juru bicara isyarat untuk kaum difabel,” terang Edy.

Pelibatan juru bahasa isyarat ini dikatakan Edy, juga sebagai bentuk dukungan Polda Banten dalam mengimplementasikan program Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yakni untuk memberikan ruang bagi kelompok difabel menjadi bagian Korps Bhayangkara.

“Dengan kata lain, masyarakat yang berkebutuhan khusus bisa mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai dengan kompetensinya. Kelompok difabel itu dapat bertugas di bidang administrasi, pelayanan, analisis terkait teknologi informasi, maupun disesuaikan dengan posisi yang memungkinkan. Hal itu sesuai dengan program prioritas perihal menjadikan SDM Polri yang unggul di era police 4.0,” tutup Edy.

 

Reporter : Supriyanto
Editor : Deni