Tukang Pijit Nyeleneh 15 Kali Perkosa Bocah, Digelandang Polresta Tasikmalaya

oleh -269 views

TASIKMALAYA – Pengobatan pasien pake pala dan Bonteng terungkap sebagai modus penyaluran libido Toha alias Oha (41 Th) warga Desa/Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya kepada pasien, Bunga  hingga 15 kali dicabuli dan kini di gelandang Unit PPA Polresta Tasikmalaya.

Kasubbag Humas Polresta Taskmalaya, Iptu Nurrozi menerangkan kepada kontenindonesia.com tukang pijit itu digelandang atas LP Nomor : LP/B/140/VI/2019 / JBR/RES TSM KOTA, tanggal 20 Juni 2019 “Pada Pers Realist Pengungkapan perkara tindak pidana Persetubuhan dan atau Perbuatan Cabul Terhadap Anak dibawah Umur yang telah dilaksanakan sabtu (13/7/2019) di Mako Polres Tasikmalaya Kota, di laksanakan Pak Kapolresta bersama Unit PPA Polres Tasikmalaya Kota telah melakukan pengungkapan kasus dugaan Tindak Pidana Persetubuhan dan Perbuatan Cabul Terhadap Anak dibawah Umur” kata Iptu Nurrozi.

Sekira, Jumat (1/2/2019) tersangka melakukan dugaan pencabulan terhadap Bunga di TKP Kampung Margawati Rt 03/07 Desa Banjarsari Sukaresik “Tindak pidana Persetubuhan dan atau Perbuatan Cabul terhadap Anak dibawah Umur, oleh tersangka yang dikenal tukang pijit, berdalih akan mengobati sakit. Tersangka menyarankan untuk diobati oleh bonteng (timun) dan buah pala yang merupakah istilah kata persetubuhan, kemudian tersangka mengatakan bahwa korban harus mengeluarkan syahwat” kata Kasubbag Humas.

Selanjutnya, tersangka menarik korban ke ruang tengah lalu menidurkan dan menindih, memaksa untuk membuka celana, serta mengancam korban. Karena takut atas ancaman ia menuruti keinginan tersangka, kemudian tersangka membuka celana korban lalu menyetubuhinya “Tersangka mengancan dengan perkataan, Lamun dibejakeun kabatur kalakuan amang, ke keluarga eneng ku amang disantet (Kalau dikasih tahu kepada oranglain nanti keluarga kamu disantet). Karena kata SANTET itulah korban takut dan korban menuruti kemauan tersangka” paparnya.

1 buah tali  panjang 83 cm, dan 1 buah isim (ajimat) dijadikan Barangbukti. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya si Tukang Pijit Nyeleneh kini ditahan di Mapolres dan diancam hukuman penjara minimal lima tahun maksimal 15 Tahun. Dan denda paling banyak 5 Miliyar rupiah sebagaimana di maksud dengan Pasal 81 ayat (2) dan pasal 82 ayat (1) UURI No. 17 tahun 2016 tentang penetapan PP pengganti UURI No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UURI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU.

 

Editor : Abraham