Viral Video Pembacokan, Polisi Amankan Golok Berdarah

oleh -183 views
Sebilah golok dengan darah yang mengering diamankan polisi. Foto Istimewa

SUKABUMI – Tragedi pengeroyokan dan pembacokan yang sempat direkam video warga dan menjadi viral karena tersebar melalui pesan berantai di Sukabumi Jawa Barat. Akhirnya berhasil diungkap polisi. akibat pengeroyokan itu, dua orang yakni As (26) dan Cag (26), terluka cukup parah karena mengalami luka bacok dibeberapa bagian tubuhnya.

Dalam peristiwa tersebut Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah golok yang terdapat bercak darah, yang diduga adalah senjata yang digunakan untuk melukai korban.

“Ini masih ada noda darahnya, senjata ini yang digunakan untuk melukai korban,” kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo di Mapolresta Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (17/8/2018).

Selain golok, polisi menunjukkan barang bukti lainnya berupa balok, kursi kayu, dan pakaian milik korban. Barang bukti tersebut sama dengan yang ada dalam rekaman video. Pemicu perselisihan antar dua kelompok di Sukabumi ini masih dalam penyelidikan polisi.

Selain golok dan benda-benda yang digunakan dalam aksi tersebut, Polisi juga berhasil menangkap tiga dari delapan tersangka pengeroyokan terhadap korban. Ketiganya berinisial HR, GM dan RD. Sementara lima lainnya sedang diburu polisi, para pelaku pun terancam Pasal 170 KUHPidana tentang pengeroyokan.

“Atau kita jerat lagi dengan pasal penganiayaan berat dengan ancaman hukuman tujuh tahun,” ucap Susatyo didampingi Kasatreskrim AKP Budi Nuryanto.

Sebelumnya, sebuah video aksi pengeroyokan dan pembacokan tersebar  melalui aplikasi pesan singkat. Sejumlah saksi mengaku melihat langsung peristiwa horor tersebut. Salah satu saksi yang enggan disebutkan namanya menuturkan, kelompok penyerang datang menggunakan mobil dan sepeda motor. Sempat terjadi cekcok yang disusul aksi saling hajar. Kemudian, kedua anggota kelompok itu pun mengeluarkan senjata tajam, dan terjadi saling serang laksana di film mafia.

“Saling kejar. Situasi lagi ramai, jalanan juga padat karena pas jam bubaran karyawan pabrik. Selain senjata tajam, ada membawa balok. Lalu saling lempar batu. Pria rambut gondrong terjatuh karena dipukul pakai kursi kayu dan dilempar batu, setelah itu dibacok,” tuturnya.

“Ketika pria yang gondrong jatuh, teman-teman yang menyerang itu langsung ikut mukulin. Paling banyak dibacok di bagian kakinya, setelah itu mereka melarikan diri. Korban yang tergeletak ada dua orang ditolong teman-temannya,” imbuhnya.

Sumber : Tribrata

Editor : Hens Pradhana