Apapun Jenis Diet Kamu, Perhatikan Unsur 4 Kunci Ini

oleh -70 views
Ilustrasi menurunkan berat badan (diet). Foto : Ayousaha.co.id

KONTENINDONESIA.COM – Ada beragam macam diet yang bisa diterapkan sesuai kebutuhan dan kemampuan. Ada diet mayo, diet keto, diet ketofastosis, diet OCD atau Obsessive Corbuzier’s Diet, diet golongan darah, dan lainnya.

Sebelum menjalani program diet apapun, health lifest influencer Geraldy Marcell mengingatkan empat hal kunci yang harus diperhatikan. Sebab, jika tidak memahami dan menerapkan empat unsur ini, bukan tak mungkin program diet bisa berantakan dan ujugnya sia-sia saja.

1. Waktu
Pahami kapan harus makan dan kapan berhenti. “Makanlah sebelum lapar dan selesai makan sebelum kenyang,” kata Geraldy di acara ‘Diet Sehat Praktis untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja’ di Ruang Bersatu, Ruang dan Tempo di Jakarta, Rabu 24 Oktober 2018.

Penting juga untuk memperhatikan kapan menyantap makanan berat dan makanan ringan. Mulai dari sarapan, makan ringan di antara sarapan dan makan siang, makan siang, break makan sore, dan makan malam.

2. Sumber
Inti dari diet adalah meningkatkan asupan protein, bukan kalori. Sebab itu, disarankan memilih nasi merah daripada nasi putih. Atau bisa juga mengganti nasi dengan gandum, kentang, ubi, dan sejenisnya. Pilih kentang ketimbang nasi karena kentang mengandung lebih banyak air, sedangkan nasi memiliki lebih banyak gula.

3. Pengolahan makanan
Secara perlahan, ubah proses pengolahan makanan dari digoreng, lalu ke bakar, kemudian kukus. Jika tak siap dengan citarasa makanan kukus yang hambar, Geraldy mengatakan, bisa dialihkan ke makanan yang diolah dengan cara ditumis. Tapi perlu diingat, tetap menggunakan minyak yang sehat, semisal minyak zaitun dan minyak biji bunga matahari.

4. Menghitung kalori
Usahakan makan di bawah kalori yang diperlukan. Contoh, perempuan umumnya membutuhkan sekitar 2.000 kalori dalam sehari. Maka jenis makanan yang dikonsumsi juga harus dipilih. Jangan menyantap makanan yang mengandung kalori lebih dari itu. “Jangan lupa, kebutuhan kalori juga dipengaruhi oleh aktivitas dan usia,” ucap dia.

 

 

Sumber : TEMPO.CO