Pencak Silat Tradisi Seni Yang Harus Di Mumule Ku Urang Sunda

oleh -113 views
Omay, wakili Ketua 3 Biro Seni Kabupaten Tasikmalaya, saat memberikan keterangan, Minggu 23 April 2017. Konten Jabar / Anton

TASIKMALAYA – Dalam perhelatan pemilihan Ketua Domas, Cabang Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar), Minggu 23 April 2017 kemarin, di Gedung Serbaguna, Desa Cilangkap, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya.

Ikatan Pencak silat Indonesia (IPSI) yang di wakili  Ketua 3 Biro Seni Kabupaten Tasikmalaya, Omay menyebut, Merasa bangga dengan animo dan antusias masyarakat yang menghadiri kegiatan yang bertujuan membangkitkan budaya sunda.

“Pencak silat  tradisi seni yang sudah seharusnya di mumule ku urang sunda supaya jati teu kasilih ku junti,” ucap Omay di lokasi acara,  Minggu 23 April 2017 kemarin.

Omay berujar, Pencak silat termasuk jenis olahraga yang berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) pasal 1 ayat 13, untuk memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Sedangkan  menu pencak silat dari IPSI yakni kontek body,  TGR, Vestifal dan Tradisi untuk Tunggal Ganda Regu (TGR) serta kontek body masuk dalam O2SN dengan kategori dalam TGR yang telah di bakukan, yakni tangan  kosong 50, golok 25, tongkat 25, Interval 7,  jurus 14 dan waktu standar Nasional 3.00. jelasnya.

Di katakan Omay, Kendala yang sering di alami padepokan untuk menghadiri acara yang di laksanakan IPSI, adalah jarak dan keterbatasan dana. Untuk itu, dengan terpilihnya Ketua Domas Cabang Kabupaten ini, di harapkan mampu memotivasi dan membawa perubahan serta membawa kesejahteraan bagi seluruh padepokan yang ada di setiap kecamatan, serta dapat memunculkan atlit yang berprestasi untuk di kirim ke PORDA nanti. katanya.

(Anton)

 

 

Kontenjabar.com

 

Kontenjabar.com