Uni, Rini Dan Doay. Tiga Atlet Porda Dari Desa Terpencil Sukasari Purwakarta

oleh -113 views
Tiga Atlet Porda Jawa Barat XIII/2018 dari pelosok desa terpencil di Kabupaten Purwakarta. Jawa Barat. Dari kiri (Rini, Ayi Sadiyah  atau Doay, dan Uni). Foto : M. Dofir Ibrahim

PURWAKARTA – Adalah Uni dan Rini, dua remaja putri yang saat ini sama-sama duduk di bangku sekolah madrasah aliyah Nurul Fata Tegal Waru Purwakarta kelas XI (Sebelas) ini sudah terlihat bakatnya dalam olah raga Arung Jeram sejak masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMPN Satu Atap Parung Banteng).

Keduanya, (Uni dan Rini- red) bersama tim satu daerah berhasil meraih juara tiga medali perunggu dalam cabor arung jeram pada Porda Jawa Barat XIII/2018 di Sungai Cianten, Kabupaten Bogor, Rabu, 10 Oktober 2018.

“Iya sejak masih duduk sebagai siswi SMPN satu atap Parung Banteng, saya tau Uni dan Rini berprestasi dalam olah raga Arung Jeram. Bersyukur banget ada dua pelajar dari desa terpencil tepatnya kampung Cimanggu desa Parungbanteng Kecamatan Sukasari dapat terpilih sebagai Atlet Porda, ini satu kebanggaan buat kami,” terang kepala UPTD pendidikan kecamatan Sukasari, Yayat Suhayat melalui sambungan selulernya, Jumat 12/10/2018.

Meskipun hanya mampu sebagai juara tiga dengan medali perunggu, Yayat mengaku tetap bangga karena keduanya telah berusaha berjuang dengan segenap kemampuannya.

“Mereka telah keluarkan segenap kemampuan terbaiknya, membawa nama Kabupaten Purwakarta, usaha itu yang mesti kita hargai, apalagi sampai bisa meraih juara, meskipun hanya medali perunggu. Termasuk juga atlet panjat tebing, Ayi Sadiyah atau Doay, masuk lima besar, juga alumni SMPN satu atap Parung Banteng yang saat ini juga di Nurul Fata, “ungkapnya.

Pemenang cabang olah raga Arung Jeram Porda Jawa Barat XIII/2018. Foto: UPTD Sukasari. Foto : M. Dofir Ibrahim 

Dengan telah terpilihnya pelajar yang berangkat dan dilatih di lingkup kerjanya ‘Sukasari’. Kedepan, Yayat katakan akan berusaha untuk berusaha dapat melahirkan pelajar dari kecamatan sukasari lebih banyak lagi yang mampu menjadi yang terbaik.

“Kedepan pastinya akan berusaha semaksimal mungkin untuk supaya semakin banyak pelajar dari kecamatan Sukasari berprestasi, dalam bidang akademik maupun non Akademik,” pungkasnya.

 

 

 

Penulis : M. Dofir Ibrahim