Camat Sagulung : Siswa Yang Pernah Mendaftar Wajib Diterima Masuk Sekolah

oleh -72 views
Reza Khadafi SSTP. MPA, Camat Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), saat ditemui diruang kerjanya. Senin, 16/07/2018. KONTEN INDONESIA / Ricardo Herman BB 

KOTA BATAM – Maraknya penangkapan terhadap pelaku Pungutan Liar (Pungli) oleh tim Operasi Tangkap Tangan (OTT) Saber Pungli Mapolresta Barelang, Kepulauan Riau (Kepri), dalam penerimaan siswa baru di setiap sekolah di Kota Batam, tidak membuat kekhawatiran masyarakat Kecamatan Sagulung, jika anaknya tidak bisa bersekolah ditingkat Sekolah Negeri meski memang layak untuk bersekolah.

Terkait hal tersebut, Reza Khadafi, SSTP. MPA, Camat Sagulung mengatakan, bagi siswa yang sudah pernah mendaftar wajib diterima masuk sekolah diwilayah Kecamatan Sagulung, kecuali tidak ada akte kelahiran anak dan ktp orang tua siswa.

“Himbauan saya sebagai Camat Sagulung, tolonglah urus surat-surat kelengkapan anak untuk masuk sekolah, contohnya, akte lahir anak adalah syarat utama masuk sekolah, ktp dan kk orang tua siswa juga.” kata Reza, ketika dikonfirmasi Kontenindonesia.com diruang kerjanya. Senin, 16/07/2018.

Reza berujar, sesuai hasil rapat dengan Walikota Batam bersama para Instansi terkait dan masyarakat di Kecamatan Sagulung, ada 988 orang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 20 orang siswa Sekolah Dasar (SD) yang tidak tertampung di sekolah negeri.

“Solusinya, pembukaan sekolah baru seperti SMP 37 dan SMP 59, baru akan di operasikan. Untuk penambahan ruang kelas baru, penambahan siswa dalam kelas, dan juga bangun sekolah baru ada di Kecamatan Sagulung.” Jelas Reza.

Ia menambahkan, memang benar bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Batam sedang memohon alokasi lahan untuk pembangunan sekolah baru.

“Kita harus ajukan kepada Bapak Batam untuk lahan sekolah baru, dana untuk membangun sekolah ada tapi lahannya tidak ada, sama saja gak jadi bangun sekolahnya.” katanya.

 

 

Penulis : Richardo Herman BB
Editor   : Deni