Panwaslu Kecamatan Rajapolah Gelar Bimtek Terhadap 135 Orang Pengawas

oleh -95 views
Kamto Haryono, Ketua Panwaslu Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, saat memberikan Bimbingan Teknis
Kamto Haryono, Ketua Panwaslu Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, saat memberikan Bimbingan Teknis terhadap 135 orang pengawas, di Gedung Serbaguna Desa Sukanagalih kecamatan tersebut. Senin, 25/03/2019. Foto : Deni

KAB TASIKMALAYA – Bimbingan Teknis (Bimtek) terhadap 135 orang pengawas yang akan ditempatkan di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS), pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang, digelar jajaran Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, di Gedung Serbaguna Desa Sukanagalih, Kecamatan Rajapolah. Senin, 25/03/2019.

135 orang pengawas terdiri dari laki-laki dan perempuan, saat mengikuti Bimtek yang digelar Panwaslu Kecamatan Rajapolah. Foto : Deni
135 orang pengawas terdiri dari laki-laki dan perempuan, saat mengikuti Bimtek yang digelar Panwaslu Kecamatan Rajapolah. Foto : Deni

Para pengawas TPS tersebut yang terdiri dari laki-laki dan perempuan, tampak serius mendengarkan segala pembekalan bimbingan yang dilontarkan oleh Kamto Haryono, yakni Ketua Panwaslu Kecamatan Rajapolah tersebut. Pembekalan bimbingan itu yakni terkait kinerja yang harus dilaksanakan dan dipatuhi oleh seluruh pengawas dalam melakukan pengawasan ditiap TPS masing-masing.

Kamto Haryono mengatakan, Bimtek ini sengaja kami gelar untuk memberikan segala sesuatu bimbingan dan arahan kepada para Pengawas yang nantinya akan ditugaskan mengawasi TPS masing-masing. Mereka yakni para pengawas yang totalnya sebanyak 135 orang, harus mematuhi segala bentuk aturan yang sudah ditetapkan untuk kinerja pengawas.

“Di Kecamatan Rajapolah totalnya kan ada 135 TPS, jadi masing-masing TPS akan diawasi oleh Satu orang pengawas. Mereka harus bertugas sesuai Tugas Foko Dan Fungsi (Tufoksi) nya dalam hal pengawasan di TPS, jangan sampai keluar atau menyalahi aturan yang sudah di tetapkan.” Ungkap Kamto, saat di wawancara Kontenindonesia.com disela-sela acara. Senin, 25/03/2019.

Para pengawas itu, dikatakan Kamto, mereka semuanya hasil daripada rekrutmen dari berbagai elemen, nah usia para pengawas TPS itu sendiri, mereka minimal usia 25 tahun ke atas. Jadi Saya pikir mereka sudah matang, produktif dan juga akan melakukan kinerjanya sesuai Tufoksi masing-masing. Intinya untuk para pengawas, jalankan pengawasan di TPS masing-masing saat Pemilu sesuai tufoksi dan aturan yang sudah ditetapkan.

“Para pengawas itu hasil rekrutmen dari berbagai elemen, usia mereka minimal 25 tahun ke atas. Saya rasa mereka sudah matang dam bisa produktif dalam melakukan tugasnya sebagai pengawas TPS. Jalankan saja pengawasan di masing-masing TPS sesuai tufoksi dan aturan yang sudah ditetapkan. Harapan Saya, semoga para pengawas TPS itu bisa bekerja dengan baik sesuai aturan.” Katanya.

 

Penulis : Deni