Perpisahan Di Yayasan DTA Gema Madani, Ada Tradisi Yang Cukup Unik

oleh -138 views
Sejumlah siswa siswi Yayasan DTA Gema Madani Cibadak, saat tampil di atas panggung pada acara perpisahan. KONTEN INDONESIA / Supriyanto

KAB LEBAK – Acara perpisahan bertajuk Paturai Tineung yang digelar Yayasan DTA Gema Madani Cibadak, Desa Warungbanten, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, merupakan perpisahan siswa kelas IV Angkatan XII, berikut kenaeken kelas I, II, lII dan juga pelulusan kelas lV DTA tersebut, di selenggarakan di Alun-alun Cibadak, Desa Warungbanten, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten. Minggu, 13/05/2018.

Yayasan DTA tersebut dengan jumlah siswa tahun ajaran 2017-2018 di DTA itu, yakni kelas l, 21 siswa. kelas ll,12 siswa. kelas lll,16 siswa, dan kelas lV, 13 siswa, mempunyai tradisi cukup unik, yakni ketika para siswa naik panggung, diikuti serentak oleh para orang tuanya yang juga ikut naik panggung untuk nyawer.

Ibong, mantan Ketua RW setempat menuturkan, dalam setiap acara perpisahan di yayasan ini, selalu ada rasa kebanggaan dari para orang tua siswa yang anaknya berani naik panggung yang sekaligus uji mental.

“Setiap acara perpisahan disini, selalu ada rasa kebanggaan yang cukup dalam dari para orang tua siswa, para orang tua banyak yang suka pada ikut naik panggung untuk nyawer,” kata Ibong, saat diwawancara Kontenindonesia.com dilokasi acara.

Sementara itu, Rusta Spd, Kepala Yayasan Gema Madani Cibadak mengatakan, dalam acara perpisahan siswa ini, kami sengaja mengajak kepada warga masyarakat untuk lebih memperhatikan anak-anaknya dibidang pendidikan, terlebih lagi dibidang Agama. Karena, kami sangat berharap untuk menciptakan generasi-generasi yang unggul, apalagi setiap anak-anak itu bisa dibilang bahwa mereka untuk menghadapi berbagai tantangan menuju masa depannya masing-masing. Katanya.

 

 

 

Penulis : Supriyanto
Editor   : Deni