Sosial Distancing, Balikin Duit Acara Perpisahan Dan Kenaikan Kelas

oleh -1.854 views

CIAMIS,kontenindonesia – Acara Perpisahan dan Kenaikan kelas yang saban tahun dihelat pada akhir tahun ajaran pada jenjang pendidikan TK, Paud, SD, SMP, SLTA lantaran imbas Corona diwacanakan batal digelar tahun 2020 ini seiring Maklumat Kapolri tentang larangan kerumunan masa serta Kememdikbud telah memutuskan mentiadakan Ujian Nasional (UN).

Ketua Ormas Pemuda Pancasila (PP) Majelis Perwakilan Cabang (MPC) Kabupaten Ciamis, Ivan Rifa’i menyoroti acara perpisahan dan kenaikan kelas tersebut yang ujarnya kegiatan berpotensi pendanaan, maka ianya meminta pihak sekolah untuk segera mengembalikan uang yang sudah dibayarkan oleh wali murid, Kamis (02/04/2020).

“Iuran perpisahan yang digadang-gadang hasil kesepakatan rapat Kepsek, Komite, dengan orang tua murid, dibatalkan. Beberapa siswa yang sudah terlanjur membayar biaya tersebut” ujar Irvan. Tegasnya pula saat ditemui awak media seharusnya pihak sekolah segera mengembalikan uangnya.

Dalam masa pemerintah memberlakukan sosial distancing orangtua siswa harus membatasi aktifitas keseharian lebih harus di rumah aja berakibat inkam bagi mereka yang boleh dibilang serabutan, buruh harian, bahkan pedagang berkurang. Pengembalian uang itulah menjadi salah satu harapan untuk pemenuhan kebutuhan hidup.

Ivan mengatakan, pihak sekolah telah berbuat indikasi pungli. Hampir semua sekolah di Kabupaten Ciamis, memungut biaya perpisahan dengan dalih menempuh jalur rapat dengan orang tua murid.

“Kami mewakili masyarakat sebagai fungsi kontrol sosial, mendorong agar pihak sekolah yang sudah memungut biaya perpisahan segera mengembalikan uang tersebut, jikalau tidak mau dipidanakan,” tegasnya Ivan Rifa’i.

Kontributor : Gi

Editor         : Abraham