Di Tasikmalaya,  Pengubur Anak Kucing Dijerat Ancaman Denda 1 Milyar?

oleh -89 views

TASIKMALAYA KOTA –  Awal September 2019 Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes dikagetkan kabar mencurigakan ada kuburan anak kucing. Aparat Kepolisian Polresta Tasikmalaya sesaat setelah menerima Laporan dari masyarakat segera bertindak dan melakukan penggalian kuburan yang mencurigakan,  maka didapati isi kuburan ternyata  janin bayi yang sudah meninggal.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf. S. Ik. SH didampingi Kasat Reskrim AKP Dadang Sudiantoro. SH. MH., Kasubbag Humas Iptu Nurozi. SE., dan  Penyidik Sat Reskrim Unit PPA Polres Tasikmalaya Kota, Jumat (13/9/2019) di Ruang Penyidikan Sat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota saat melakukan Release Berita Kasus Aborsi mengatakan Ibu Rumahtangga yang mengaku menguburkan anak kucing itu dijadikan tersangka atas dugaan tindakan aborsi, dan dikenakan ancaman hukuman maksimal 10 Tahun Penjara dan denda paling Banyak Rp 1 M sebagaimana Pasal 77A ayat 1 UU RI no. 35 th 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Pada hari sabtu tanggal 7 september 2019 jam 20.00 Wib di Kampung Plang 3/6 Kelurahan Sukamanah, Pelapor  (Ketua RT) menerima informasi dari warganya ada seorang perempuan mengaku telah mengubur anak kucing, namun karena warga curiga kemudian menggali kembali kuburan tersebut dan diketahui Janin Bayi yang sudah meninggal dunia sehingga atas laporan dari warganya diteruskan ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti” ujar Kapolres Tasikmalaya Kota.

Tersangka Inisial D (30 th) Ibu rumahtangga warga Kelurahan Sukamanah dengan sengaja memijit mijit perutnya supaya janin berusia 7 bulan dalam kandungannya keluar “Setelah janin keluar, tersangka memotong tali ari-ari dengan silet, selanjutnya di bedong. Diketahui sekitar Pukul 06.00 Wib  janinnya meninggal dunia, namun oleh tersangka tidak langsung dikuburkan namun dibiarkan dalam kamar sekira 36 jam, dikuburkan pada hari Sabtu sekira jam 19.00 Wib” ujar AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf. Dijelaskannya  alasan tersangka menggugurkan kandungan dan membiarkan Janin meninggal dunia karena tersangka tidak berkehendak dengan kelahiran Janin/Bayi tersebut.

Selain dihadirkan tersangka pelaku dugaan aborsi pada Release berita  itu, kepada para awak media diperlihatkan juga 1 kaos Oblong warna biru, 1 celana kolor warna biru, 1 Rok warna coklat,  1 kerudung warna putih,  kerudung warna kupu kupu,  1 Kain batik warna coklat., 1 silet merk tiger, dan  2 cangkul yang dijadikan Barang Bukti atas tindakan tersangka melakukan perbuatan melawan hukum.

 

 

Sumber     : Humas Polres Tasikmalaya Kota

Editor        : Abraham