Diduga Terkena Intimidasi Oknum Guru, Siswa SMPN 3 Parung Panjang Kabur Dari Rumah

oleh -53 views
Tampak gerbang SMPN 3 Parung Panjang, Kabupaten Bogor. KONTEN INDONESIA / Tineke Nicolas

KAB BOGOR – Kabar yang cukup memprihatinkan kembali terjadi, hanya karena adanya pemberitaan mengenai hal Pungutan Biaya yang terjadi di Sekolah SMPN 3 Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar). Diduga ada kesan intimidasi dari seseorang, hingga seorang siswa SMPN 3 tersebut berinisial “D” yang merupakan anak salah seorang Wartawan, hilang dari rumah dan belum ditemukan.

Menurut ungkapkan orangtua “D” tersebut, sebelum anaknya kabur dari rumah, sempat menceritakan bahwa saat didalam kelas sekolah sempat mendapatkan intimidasi berupa kata-kata teguran dan sindiran dari salah seorang oknum guru, yang diduga sengaja mengatakan kepada seluruh murid didalam kelas, bahwa ada anak wartawan yang memberitakan soal pungutan di Sekolah SMPN3 Parung Panjang.

“Setelah ada desakan dari murid-murid yang lain dikelasnya, oknum guru tersebut secara pulgar langsung menyebutkan nama “D” anak seorang Wartawan yang memberitakan terkait adanya pungutan di sekolah itu.” ungkap Orangtua D, yang enggan di publikasikan namanya, belum lama ini.

ketika coba dikonfirmasi, pada Selasa, 27/02/2018, Kepala Sekolah maupun oknum guru di sekolah tersebut sedang tidak ada ditempat, yang hanya diterima oleh Wakil Kepala Sekolah, yang mengatakan, bahwa pihak sekolah belum mengetahui kejadian hal tersebut, dan berjanji akan menyelidiki persoalan itu. Ungkap Wakasek tersebut, saat menerima kedatangan guna konfirmasi hal yang terjadi. Selasa, 27/02/2018.

keesokan harinya pada hari rabu tanggal 28 februari 2018 Kemudian melalui sambungan telepon, Wakasek tersebut mengatakan, terkait adanya perkataan seorang guru pada saat dikelas kepada siswa berinisial “D”, hal itu adalah rumor tidak benar. Bahkan, kepala sekolah dan para guru beserta siswa kelas 3, turut membantu melakukan pencarian dan pembuatan laporan anak hilang di kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, siswa berinisial D yang merupakan anak salah seorang wartawan, belum dapat diketemukan.

 

 

 

 

Penulis : Tineke Nicolas
Editor   : Deni