Hujan Air Mata Iringi Pemakaman Polisi Korban Penembakan OTK di Cirebon

oleh -147 views
Suasana Pemakaman Aiptu Dodon Kusdianto anggota polisi Patroli Jalan Raya (PJR) yang meninggal akibat ditembak orang tak dikenal. Foto : Antara 

BANDUNG – Aiptu Dodon Kusdianto, anggota polisi Patroli Jalan Raya (PJR) Kanci-Pejagan 15 Ditlantas Polda Jabar, akhirnya mengembuskan napas terakhir di RS Polri Kramat Jati, Jakarta pada Selasa (28/8/2018) pagi. Almarhum meninggal akibat luka tembak di dada.

Aiptu Dodon merupakan satu dari dua anggota PJR yang menjadi korban penembakan orang tak dikenal (OTK) di jalan Tol Kanci-Pejagan pada Jumat 24 Agustus 2018 malam lalu. Sedangkan rekannya Aiptu Widi Harjana yang menderita luka tembak dilengan kiri, menjalani perawatan di RS Mitra Plumbon Cirebon.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudho Wisnu Andiko mengatakan, seluruh jajaran Polda Jabar dan seluruh anggota Polri berduka atas meninggalnya Dodon setelah dirawat dua hari di RS Polri Kramat Jati.

“Benar (Aiptu Dodon meninggal dunia). Kami (jajaran Polda Jabar berduka atas meninggalnya salah satu anggota PJR Polda Jabar yang menjadi korban penembakan Jumat lalu,” kata Truno saat dikonfirmasi, Selasa, 28/08/2018.

Sebelum dirawat di RS Polri Kramat Jati, Dodon diberikan pertolongan pertama di RS Mitra Plumbon sejak Jumat malam. Bahkan, Dodon menjalani dioperasi untuk mengeluarkan serpihan proyektil peluru yang bersarang di dadanya.

Hujan air mata keluarga, kerabat, tetangga, dan rekan, mewarnai proses pemakaman Ipda Dodon Kusdianto di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Kebarepan, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon. Isak tangis keluarga pecah saat mobil ambulans RS Polri Kramatjati yang membawa jenazah Ipda Dodon tiba di rumah duka pada Selasa sore. Bahkan istri Ipda Dodon histeris saat jenazah sang suami tercinta diturunkan dari albulans.

Dia terus berontak dan meronta saat keluarga menenangkannya. Bahkan istri almarhum nyaris pingsan lantaran tak kuat menahan tangis kesedihan. Namun, akhirnya, istri Dodon bisa menenangkan diri. Selain istri, almarhum Ipda Dodon juga meninggalkan dua anak. Kedua putra Dodon terus menerus memegangi foto ayah mereka seakan tak percaya ditinggalkan begitu cepat oleh almarhum.

Setelah dimandikan dan disalatkan, jenazah almarhum dimakamkan. Prosesi pemakaman secara kedinasan berlangsung khidmat dan penuh haru. Sejumlah petugas dari satuan PJR Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jabar dan Polres Crebon berdatangan melayat. Tampak hadir,Kanit PJR Ditlantas Polda Jabar AKBP Hanafi. Sedangkan Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto bertindak sebagai pemimpin upcara.

“Ipda Dodon mendapat kenaikan pangkat luar biasa dari Aiptu kini menjadi Ipda. Ipda Dodon gugur saat menjalankan tugas,” ka Setelah sambutan, jenazah almarhum mulai diturunkan ke liang lahat. Suasana haru makin menyelimuti. Mata para keluarga, kerabat, tetangga, dan rekan kerja almarhum tampak berkaca-kaca.

 

Sumber : Antara

Editor : Hens Pradhana