Kerap Pamerkan Barang Berharga di Medsos, Selebgram ini Jadi Korban Perampokan

oleh -3.384 views
Selebgram cabtik asal Hongkong, So Mei-yan (25), yang sempat jadi korban perampokan, akibat sering pamerkan kemewahannya di Medsos. Foto : Istimewa

HONGKONG – Selebgram asal Hongkong ini harus mengalami nasib sial usai sering pamerkan kekayaannya di Media Sosial (Medsos). Alhasil, dirinya harus mengalami jadi korban perampokan dengan kerugian mencapai Rp 5.6 Miliar.

Diduga akibat sering pamer kekayaan lewat foto-fotonya media sosial, seperti memakai pakaian mahal, aksesoris mewah dan uang tunai, selebgram wanita bernama So Mei-yan (25) tersebut bersama bayi laki-lakinya sempat disekap oleh tiga maling yang memegang pisau saat merampok rumahnya di sebuah apartemen Hong Kong, China.

Seperti dilansir kantor berita Daily Mail, So Mei menerangkan, perampok membobol rumah mewahnya pada Selasa 24/11/2020 sekitar pukul 11 siang, saat dia sedang tidur di kamarnya dan mendengar suara berisik di ruang tamu.

“Saat tidur di kamar mendengar suara berisik di ruang tamu. Waktu saya keluar dari kamar untuk mengecek, tiga pria sudah ada di dalam apartemen saya,” ujarnya.

So Mei yang memiliki lebih dari 80.000 followers di Instagramnya mengatakan, dia diikat dengan pita perekat bersama bayi dan pengasuhnya. Kemudian salah satu perampok mengelus kepala anak So, sebelum komplotan maling itu mencuri barang-barang bermerek mahal.

“Yang satu perampok sempat mengelus kepala anak saya sebelum mencuri barang-barang mahal. Salah satu dari mereka kembali dan menarik rambutku menanyakan di mana aku menyimpan uangku,” ungkap So Mei.

Tidak cukup sampai disitu, So Mei juga mengaku dipukul oleh perampok yang lain saat memberitahu mereka kalau tidak ada uang di rumahnya.

“Sebelumnya aku sudah bilang ke penjaga keamanan 10 juta kali untuk tidak membiarkan siapa pun masuk tanpa izinku. Tapi mereka masih membiarkan ketiga pria aneh bertopi dan masker ini naik ke atas,” keluh So Mei.

Ketiga perampok itu digambarkan sebagai orang China berusia 40-50 tahun. Mereka pergi meninggalkan apartemen dengan membawa koper yang juga dicuri dari So Mei. Mereka disebut menggunakan kartu akses sebuah kamar apartemen kosong untuk masuk ke unit tersebut.

Singkat cerita, So Mei akhirnya bisa melepaskan diri dari ikatannya lalu menelepon polisi.

Menurut keterangan polisi, perampok menggasak 10 tas tangan, 7 jam tangan, laptop, dan dua ponsel, dengan total kerugian senilai 400.000 dollar AS (Rp 5,6 miliar).

Seorang juru bicara polisi mengatakan, para perampok memakai topi, masker hitam, dan membawa pisau dan tongkat kayu.

“Saat bel pintu berbunyi, penjaga membuka pintu dan tiga pria itu langsung masuk ke unit,” terang jubir polisi.

Polisi mengatakan, kawanan perampok tadi sempat coba memasuki apartemen sehari sebelumnya dengan menyamar sebagai penjaga keamanan. ***

 

Sumber : Kompas.com 
Editor    : Deni