Mahasiswa Demo PT. Medco, Berikut Tuntutannya

oleh -177 views
Mahasiswa yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) dan Masyarakat Aceh Timur korban Penindasan Perusahaan melakukan Aksi Demo terhadap PT. Medco pada Rabu (24/7) di CPP Blok-A, Blang Nisam, Kecamatan Indra Makmur, Kabupaten Aceh Timur.

ACEH TIMUR — Puluhan massa yang tergabung di Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Aceh Timur bersama dengan Masyarakat yang tertindas melakukan aksi demo terhadap PT. Medco E&P Malaka, pada Rabu, 24 Juli 2019, tepatnya di Desa Blang Nisam, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur, Aceh.

Baca juga “LMND Dan Masyarakat Aceh Timur Besok Akan Geruduk PT. Medco E&P Malaka

Para peserta aksi menuntut pihak PT. Medco E&P Malaka segera bertanggung jawab atas penindasan-penindasan sosial yang dilakukan oleh Perusahaan tersebut sehingga menimbulkan gejolak kepermukaan publik.

Dalam kesempatan itu, Zulkifli selaku koordinator aksi dalam orasinya menyampaikan sejumlah tuntutan, diantaranya :

1.Mahasiswa memandang persoalan nasional yang mendasar saat ini adalah Liberalisme Ekonomi yang menghasilkan kesenjangan social dan menyuburkan pihak-pihak tertentu, hal tersebut bertentangan dengan semangat pembukaan UUD 1945 yang didalamnya termaktub Pancasila sebagai dasar Negara.

2. Bahwa, persoalan seperti disebut diatas harus diselesaikan bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa untuk itu kami menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia agar menghindari konflik horizontal. Mari kita perkokoh persatuan nasional dan menyerukan Negara untuk segera mewujudkan kesejahteraan social bagi seluruh rakyat Indonesia.

3. Meminta PT. Medco E & P Malaka untuk segera menyelesaikan Pembayaran Tanah Milik Masyarakat yang Berlokasi di Desa Buket Dendeng, Kec. Julok, Kab. Aceh Timur yang telah digunakan sejak 2012.

4.Meminta kepada BPMA untuk berdiri dipihak Rakyat dalam hal upaya memakmurkan Rakyat Aceh dari hasil eksploitasi Migas.

5. Apabila BPMA melindungi perusahaan migas dalam menjarah kekayaan alam Aceh hanya untuk mencari untung sebanyak-banyakNya, kami meminta kepada PLT. Gubernur Aceh untuk membubarkan BPMA.

Usai melaksanakan orasi, Massa langsung membubarkan diri dengan tertip dan kembali ketempat masing-masing. (*).

Penulis : Zulkifli