Terkait Rencana Publikasi Berita Napi Berkeliaran, Oknum Mantan Salah Satu LSM Ancam Wartawan

oleh -44 views
Stop kekerasan terhadap jurnalis. KONTEN INDONESIA / Foto Istimewa

ACEH TIMUR – Intervensi dan Intimidasi terhadap Tugas Poko dan Fungsi (Tupoksi) Awak Media (Wartawan) sebagai Pilar ke 4 Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kembali terjadi.

Akibat hebohnya isu Narapidana (Napi) berinisial (ZM), kasus Narkoba dengan kepemilikan Sabu sebanyak 21,8 Kg dan Ratusan Ribu Pil Ekstasi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kuala Simpang, Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, yang bebas berkeliaran. Menuai berbagai intervensi, intimidasi dari beberapa kalangan oknum terhadap Wartawan.

Yunan Nasution, seorang Wartawan dari salah satu Perusahaan Media mengatakan, Ini sudah kedua kalinya oknum berinisial “K” melakukan upaya-upaya kotor dengan memanfaatkan status sebagai mantan Kombatan GAM. Yang pertama, oknum K tersebut sempat mengatakan bahwa saya adalah penjilat Pemerintah Aceh Timur, sambil mengunggah fotonya yang menenteng Senjata Api (Senpi). Kemudian, saat ini si oknum itu berupaya untuk menghalang-halangi tugas saya sebagai jurnalis untuk mengupdate masalah napi yang berkeliaran di Lapas Kuala Simpang tersebut.

“Oknum K itu ngakunya orang pintar, tapi kok bandar narkoba di bela-bela, bahkan sampai mengintervensi Wartawan. Namun untuk kali ini saya masih maafkan, tapi jika sekali lagi dia mencoba mengintervensi atau menghalang-halangi tugas saya sebagai jurnalis, Saya tidak akan segan-segan untuk mengambil upaya jalur hukum.” kata Yunan, melalui saluran telepon sellular kepada Kontenindonesia.com. Sabtu, 05/05/2018.

Sementara, “S” alias “K” tersebut melalui tlpon cellulernya berujar, Bang saya minta tolong jangan ekspose masalah keluarga kami, jangan jepit keluarga kami si ZM, yang ada di lapas Kuala Simpang, itu keluarga kami. Kalau keluarga kami diganggu, maka kami akan ganggu keluarga orang lain juga.

“Saya malas ngomong lewat handpone, nanti setelah saya pulang dari Banda kita ketemu, dimana saja abang mau jumpa saya siap. Silahkan tanya sama kawan- kawan abang siapa Saya. Saya memang orang kecil bang, tapi kalau setingkat “R” (Panggilan Bupati Aceh Timur-red) dan “S” (Wakil Bupati Aceh Timur-red) masih sanggup saya lawan. Jadi sekali lagi saya ingatkan. Tolong jaga dan jangan ganggu keluarga kami.” kata Kumis, dengan nada mengancam via saluran telepon cellular. Sabtu, 05/05/2018 malam.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Lapas Kuala Simpang, dan juga Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur yang tercatut namanya oleh oknum tersebut, belum sempat merespon konfirmasi Kontenindonesia.com.

 

 

 

Penulis : Janson Matondang
Editor   : Deni