Maju Sebagai Caleg, H.M. Rasmita: Ingin Teruskan Pengabdian

oleh -116 views
Mantan kepala dinas pendidikan kabupaten Purwakarta, Ketua PGRI Purwakarta, H.M. Rasmita NS, M.Pd. Foto : M. Dofir Ibrahim 

PURWAKARTA  – Namanya di kalangan masyarakat khususnya di dunia pendidikan sudah tidak asing lagi, selain sebagai mantan kepala dinas pendidikan kabupaten Purwakarta, H.M. Rasmita NS, M.Pd, saat ini juga sebagai ketua persatuan guru Republik Indonesia (PGRI) kabupaten Purwakarta.

Setelah pensiun pada 2018 lalu dari statusnya sebagai PNS, H. Rasmita langsung terjun kedunia politik dengan bergabung di partai Golkar dan maju sebagai Caleg PPRD Purwakarta Dapil 3 yang meliputi kecamatan Kiarapedes, Wanayasa, pasawahan,dan pondoksalam.

Seolah tidak ingin berhenti beraktivitas untuk terus dapat melayani masyarakat, apa yang mendasari H.Rasmita kemudian langsung setelah pensiun maju sebagai calon dewan? , berikut wawancara konten Indonesia dengannya, senin (26/11/2018).

“Terjun kepolitik pastinya karena panggilan jiwa, nurani, untuk terus mengabdi dari jalur yang berbeda, kemarin berada di jalur birokrasi, sekarang berusaha untuk melalui jalur politik, Doanya, ya..!”, terang Rasmita.

Setelah mengabdi di jalur birokrasi, sampai bisa diujung karir sebagai kepala dinas, apa PR yang menurutnya masih harus di perjuangkan ?, Rasmita secara lugas menjawab, Regulasi.

“Kalau bicara PR pastinya masih banyak, masih ada hal-hal atau keinginan yang belum tercapai, belum tersentuh karena keterbatasan kewenangan. Seperti penentuan regulasi, khususnya dalam dunia pendidikan”, jelasnya.

Rasmita yang pada suatu kesempatan pernah mengatakan keprihatinannya akan gaji guru honorer yang hanya 120 ribu rupiah juga mengaku jika hal tersebut yang membuat dirinya terpanggil untuk memperjuangkannya.

“Termasuk gaji guru honorer yang sangat minim, hanya 120 ribu, itu yang membuat saya merasa terpanggil untuk memperjuangkannya, guru itu profesi mulia, yang kesejahteraananya juga harus mendapat perhatian”, tegasnya.

Setelah berpuluh tahun mengabdi sebagai Abdi negara, apakah keluarga juga mendukung dengan sikap Rasmita kemudian terjun ke jalur Politik, Rasmita mengatakan sangat mendukung.

“Dalam hal apapun saya selalu bermusyawarah dengan keluarga, anak istri Alhamdulillah mendukung, tapi dengan catatan, harus amanah dan siap capek, karena memang harus bekerja keras, sampai- sampai harus pulang malam bahkan pernah juga tidak pulang karena harus tugas kemana gitu. Tapi keluarga sudah tahu kok, karena sejak muda saya memang aktif di organisasi”, ungkapnya.

Dengan modal lama didunia birokrasi sampai menjadi kepala dinas dan saat ini sebagai ketua PGRI apakah hal tersebut dirasa cukup untuk bekal dirinya maju sebagai Caleg, Rasmita mengatakan, tidak cari beken.

“Yang pasti, majunya saya menjadi caleg bukan untuk mencari beken, kalau hanya numpang beken ngapain.., mendingan tiduran saja, Tetapi sungguh terjunnya saya ke politik adalah untuk ibadah, meneruskan, Pengabdian, perjuangan”, pungkasnya.

 

Reporter : M. Dofir Ibrahim