Sebut Indra Thohir dan Erick Thohir Saudara Beda Ibu Lain Bapak, Warganet Serbu Akun Medsos Dedi Mulyadi

oleh -44 views
Erick Thohir dan Indra Thohir, yang disebut Dedi Mulyadi, sebagai saudara beda ibu lain bapak. Foto: FB Dedi Mulyadi

PURWAKARTA – Tidak terkecuali, Penunjukan Ketua INASGOC Erick Thohir, sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, mengundang perhatian berbagai pihak termasuk Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyad.

Melalui akun sosial media Facebook dan Instagram. Berbagai tanggapanpun bermunculan dalam konten lucu yang di unggah Dedi Mulyadi. Menurutnya, nama Thohir sudah sangat akrab di telinga orang Jawa Barat, terutama Bobotoh Persib. Katanya, terdapat dua nama Thohir yang populer di kalangan pendukung fanatik klub berjuluk Pangeran Biru tersebut.

“Di Persib mah kan ada Kang Indra Thohir sebelum ada Kang Erick Thohir. Jadi, dua nama itu sudah populer. Kami sebagai publik Jawa Barat mengenalnya sebagai sosok penting,” kata Dedi Mulyadi, di kediamannya, Desa Sawah Kulon, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta. Senin, 10/09/2018.

Sebagai Bobotoh Persib, Dedi mengenal Indra Thohir sebagai bagian dari sejarah kejayaan klub. Menurut dia, Indra merupakan sosok pelatih yang berhasil membawa Persib Bandung berada di level permainan tertinggi. Sementara Erick Thohir, dia kenal sebagai nama yang menghuni jajaran top manajemen Persib Bandung. Tangan dinginnya sebagai seorang profesional juga berhasil membawa Maung Bandung menjadi klub dengan manajemen terbaik.

“Awalnya saya mengira Indra Thohir dan Erick Thohir ini bersaudara. Mereka bersaudara saat bernaung di Persib Bandung. Kang Indra menjadi pelatih luar biasa. Sementara Kang Erick juga berhasil mewarnai manajemen menjadi luar biasa juga,” ujarnya.

Tak pelak, unggahan Dedi Mulyadi di akun sosial medianya mengundang tawa warganet. Pasalnya, Ada nama Thohir lain yang dia unggah yakni Aki Thohir. Sosok tersebut diceritakan Dedi merupakan seorang tetangganya yang kaya. Sawah dan kebunnya sangat luas dan memiliki banyak sapi ternak. Kakek yang meninggal 30 tahun lalu itu pun dikisahkan sangat pandai mengobati orang yang terkena bisa ular.

“Saya waktu kecil tidak berani masuk ke kebunnya. Karena di dalam kebun tersebut banyak ular. Katanya, ular itu ‘ingon-ingon’ (peliharaan) Aki Thohir, dan beliau pandai mengobati orang yang terkena bisa ular ” pungkas Dedi.

 

 

Penulis  : M. Dofir Ibrahim
Sumber : Humas