Waktu Penyandingan Data, Yang Diberikan MK Dan KPU RI Dinilai Terlalu Singkat

oleh -79 views
Proses saat dilakukan penyandingan data oleh KPU di Desa Telaga Murni, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Foto: Saripudin

BEKASI- Banyaknya persoalan yang terjadi dalam proses penyandingan data C1 dengan C1 plano di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Desa Telaga Murni, Cikarang Barat, sangat disayangkan oleh calon anggota (caleg) DPRD Kabupaten Bekasi dari PKS, Rusdiana yang juga tergugat dalam gugatan Partai Nasdem.

“Kami sangat menyayangkan penyandingan data yang hanya diberi waktu tiga hari oleh Mahkamah Konsitusi (MK) dan KPU RI ini terlalu singkat. Karena kami tidak hanya penyandingan saja, tapi ada proses selanjutnya, yakni proses admistrasi, penetapan dan sebagainya,” ungkap Rusdiana, (Senin,19/08/2019).

Ia menjelaskan, penyandingan data ini hanya tinggal satu hari, karena hari ketiga itu sudah proses admistrasi dan sebagainya. apabila tidak selesai pada hari Selasa (20/08), maka prosesnya akan semakin berlarut

Masih Menurut Rusdiana, proses mengelola suatu daerah tidak mudah. Karena 60 persen anggota DPRD baru semua, sehingga butuh penyesuaian. Dengan begitu, semua pihak harus membantu penyandingan data ini agar bisa diselesaikan secepatnya, demi kepentingan bersama.

“Besok (hari ini,red) harus sudah selesai, dengan catatan punya kepentingan yang sama, sudut pandang yang sama juga, bahwa proses nya harus transparan, sesuai amar keputusan MK,” tuturnya.

Pihaknya melihat semua ini adalah bagian dari proses demokrasi. Ada pun dinamika yang terjadi di lapangan seperti apa, KPU punya pertimbangan sendiri, walaupun sebenarnya penyandingan data ini hanya tinggal 40 kotak suara, karena setengahnya sudah diproses oleh PPK.

“Kalau informasi yang sampai ke saya, admistrasinya tidak lengkap, dan tidak ada data valid TPS mana saja yang sudah dilakukan penyandingan data. Namun pada prinsipnya, jika memang itu disepakati, kami tidak keberatan kalaupun harus hitung ulang di 114 TPS,” ucap Rusdiana.

Sementara itu, caleg dari Partai Nasdem, Ranio sebagai penggugat menyampaikan, penyandingan data baru masuk tahapan, dan KPU masih meminta pandangan-pandangan ataupun masukan dari KPU RI terkait apa yang sudah dilakukan untuk tahapan selanjutnya.

“Kami masih akan mengikuti lanjutan proses penyandingan data sekaligus minta pertimbangan. Intinya sampai sekarang, saya masih optimis,” beber Ranio.

Sedangkan Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Jajang Wahyudin menjelaskan, penyandingan data akan dilakukan di 114 TPS dari jumlah 117 TPS yang ada di Desa Telaga Murni. Proses penyandingan data berjalan satu panel, dan kemungkinan akan selesai pada (Selasa,20/08/2019).

“Tentu kami optimis proses penyandingan data ini bisa berjalan dengan baik dan tuntas sesuai yang diharapkan semua pihak,” tegas Jajang

Penulis: Saripudin