Ini Dia Motif PSK Terselubung Berkedok Karyawan Pabrik di Cipanas

oleh -226 views
Motif PSK berkedok Pegawai Pabrik. Konten Jabar / Foto Hens Pradhana.
Motif PSK berkedok Pegawai Pabrik. Konten Jabar / Foto Hens Pradhana.

CIANJUR – Nuansa libur akhir tahun dan kemeriahan menjelang malam pergantian tahun baru 2017, dimanfaatkan para pekerja sex komersial (PSK) di kawasan Cipanas yang merupakan perbatasan Kabupaten Cianjur – Sukabumi. Selain jadi kesempatan PSK yang menjajakan barangnya di Cipanas, tahun baru juga dimanfaatkan sejumlah PSK yang merangkap karyawan pabrik.

Namun bedanya, para PSK karyawan pabrik tidak tidak mencari mangsa dengan nongkrong di pinggir jalan atau pun di beberapa tempat hiburan yang terdapat dikawasan tersebut. Namun PSK Karyawan lebih terselubung dan susah terdeteksi. Modus yang dilakukan mereka untuk mendapatkan pelanggan pun beragam, ada yang melalui penghubung, dan ada pula yang bekerja sendiri. Meski demikian, untuk menelusuri jaringan para PSK ini bisa dibilang gampang-gampang susah.

Salah seorang penghubung N (30) menuturkan, sebagian besar cewek-cewek ABG yang mencari pelanggan menggunakan jasanya adalah karyawati di perusahaan yang ada di perbatasan Cianjur-Sukabumi. Ia mengatakan, dirinya juga tak jarang langsung menerima pesanan untuk dicarikan cewek bisa pakai.

“Biasanya yang minta pesanan cewek, saya kirim fotonya dulu via BBM, kalau cocok tinggal beritahu dimana tempatnya, lalu saya anterin cewek-nya ke lokasi,” katanya.

Berbekal pin BBM yang diberikan N, tim Investigasi pun mencoba meng-invite beberapa diantaranya langsung mengkonfirmasinya. Seorang wanita yang menerima permintaan pertemanan BBM yang enggan dipublikasikan namanya, mengaku berstatus sebagai karyawati di salah satu perusahaan.

Saat diminta untuk mengirimkan fotonya, ia pun tak keberatan dan mengirim beberapa foto dengan tampilan cukup seksi. Setelah berkomunikasi melalui BBM, dia kemudian memberikan nomor handphone-nya. Saat ditanya melalui pembicaraan telepon, dia mengaku dirinya siap melayani laki-laki hidung belang asal harga atau tarifnya cocok, soal tempat, dirinya tak keberatan mau di Hotel ataupun di kamar kos-kosan.

“Ya kalau sanggup bayar lima ratus ribu rupiah untuk short time, saya layani. Kalau di hotel yang bayar sewa kamar yang booking. Tinggal kasih tau hotel mana, kamar nomor berapa,” katanya.***

Editor : Hens Pradhana