Pihak Kelurahan Kencana Tinjau Beberapa Titik Draenase Yang Dangkal

oleh -43 views
Lurah Kencana Asep,S posisi tengah,memakai topi, saat selesai dialog bersama tokoh masyarakat. Konten Jabar / Supriyanto
Lurah Kencana Asep,S posisi tengah,memakai topi, saat selesai dialog bersama tokoh masyarakat. Konten Jabar / Supriyanto

BANDUNG – Pemerintah Kelurahan Kencana, Kecamatan-Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar). Pada hari Jum’at 18 Nopember 2016 kemarin laksanakan peninjauan ke beberapa titik saluran air (Draenase) yang dangkal. Peninjauan tersebut di pimpin langsung Lurah Kencana Asep S, guna mengantisifasi terjadinya banjir.

Peninjauan saluran air (Draenase) tersebut yang panjangnya sekitar kurang lebih tiga ribu meter, Diantaranya melewtati wilayah Blok 07 (Kaktus), Blok 08 (Kamboja), Blok 10 di lingkungan RW 10 (Bakung), dan Blok 10 RW 18 (Bakung) serta Blok 16 (Soka dan Wijayakusuma) dan juga Blok 15 (Melur) yang merupakan prbatasan antara Kelurahan Kencana dan Desa Bojongloa serta Rancaekek Wetan. ucap Asep di lokasi

Draenase tersebut kata Asep, yang mulanya dengan kedalaman 1,5 meter dan lebar dua meter, sekarang kedalamannya cuma tinggal 50 centi meter, itu di karenakan adanya endapan lumpur dan sampah-sampah yang tidak terbawa air. Dengan draenase yang semakin mendangkal seperti ini, apalagi ketika musim hujan deras seperti sekarang, hal itu bisa sering menjadikan luapan air yang mengakibatkan banjir. Makanya, pihak Kelurahan Kencana melakukan peninjauan, dan sekaligus mengajak kepada masyarakat untuk bergotong royong khususnya mengatasi banjir.

Menurut Asep, sewaktu dialog di area Blok 10 Rw 10 tersebut, Draenase yang banyak dangkal ini merupakan milik propinsi, dan ranah pekerjaannya juga harus Provinsi. Kami selaku pihak Kelurahan Kencana sudah beberapa kali mengajukan masalah ini ke pihak dinas terkait, agar di lakukan normalisasinya (Pengerukkan), cuma, hingga saat ini masih belum ada realisasinya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, normalisasinya bisa di terealisasi dan terlaksana pengerukkannya. (Supriyanto)