Akibat Kecil dan Sempitnya Drainase, Jalan Raya Di Ciamis Ini Sering Tergenang Air Disaat Hujan

oleh -56 views
Jalan Raya Cihaurbeuti – Ciamis di wilayah terdekat Desa Sukahaji, Kec Cihaurbeuti, Kab Ciamis, terlihat banjir seusai diguyur hujan akibat drainase yang kecil dan menjadikan luapan air hujan ke badan jalan. Kamis, 08/02/2018. KONTEN INDONESIA / Reka Jatnika – Wawan Kurniawan

KAB CIAMIS – Kecilnya dan sempitna saluran air (Drainase) di sepanjang jalan raya dari mulai area depan Kantor Desa Sukahaji, Kecamata Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (Jabar), menjadi salah satu keluhan warga masyarakat sekitar. Pasalnya, akibat saluran air tersebut hingga sering mengakibatkan meluapnya air ke badan jalan di saat musim hujan.

Pantauan wartawan Kontenindonesia.com pada saat turun hujan, Kamis, 08/02/2018. Selain cukup membanjiri badan jalan, luapan airnya hingga menbanjiri halaman Toko Mebel Kurnia Nugraha Pada Syukur, yang berada di wilayah desa tersebut.

Salah seorang warga sekitar, H Solihin, mengatakan, kondisi saluran air yang kecil dan terlihat sempit hingga sering mengakibatkan luapan air ke badan jalan di saat musim hujan, hal itu sudah beberapa kali di sampaikan kepada Pemerintah Desa setempat disini, cuma sampai saat ini seolah-olah di abaikan

“Kondisi luapan air ke badan jalan seperti ini, sudah terjadi sekitar kurang lebih 4 tahunan. Bahkan keluhan warga terkait hal ini, sudah di sampaikan ke pemerintahan Desa setempat, akan tetapi tidak ada tindaklanjutnya, ya masih banjir seperti ini.” kata Solihin, saat di tanyai Kontenindonesia.com di lokasi jalan tersebut. Kamis, 08/02/2018.

Menurut H Solihi, akibat sering meluapnya air ke badan jalan tersebut, itu setelah di pasangnya gorong-gorong di sebelah jalan ini, sehinga saluran airnya menyempit menjadikan tersendatnya air dan meluap ke badan jalan.

“Kalo kondisinya begini terus tanpa ada perhatian untuk pembenahan, badan jalan rayanya akan menjadi cepat rusak. Intinya, warga sangat berharap agar gorong tersebut scepatnya di ganti dengan ukuran yang lebih besar. Sehingga saluran airnya tidak tersendat, selain itu, kami juga berharap kepada pihak pemerintah setempat, agar segera ada perbaikan.” tegasnya.

Hingga berita ini di turunkan, pemerintah desa setempat belum sempat di konfirmasi.

 

 

 

Penulis : Reka Jatnika / Wawan Kurniawan

Editor    : Deni