Akibat Kurangnya Sarana Air Bersih,Warga Masyarakat Ini Gunakan Air Sungai Yang Kotor

oleh -45 views

ic

Kota Tasikmalaya – Kurangnya sarana air bersih yang merupakan kebutuhan utama sehari-hari warga masyarakat di wilayah Dusun Nanjung dan Dusun Urug Lapang termasuk Kelurahan Urug,Kecamatan Kawalu,Kota Tasikmalaya,Jawa Barat (Jabar),sehingga untuk memenuhi kebutuhan air sehari-harinya,dan mau tidak mau,warga masyarakat di wilayah tersebut harus tetap memanfaatkan air sungai yang kotor dan bisa menimbulkan banyak penyakit.

 

Hal itu di ungkapkan salah seorang sesepuh relawan kelurahan yang tak mau di publikasikan namanya,saat di jumpai Kontenjabar.com di ruangan kantor Kelurahan Urug tersebut selasa (12/9) mengungkapkan, Banyaknya keluhan-keluhan dari warga masyarakat terkait kurangnya sarana air bersih di wilayah Dusun Nanjungsari dan Dusun Urug Lapang,Kelurahan Urug,Kecamatan Kawalu,Kota Tasikmalaya,hingga saat ini kendala hal tersebut masih belum juga di perhatikan pemerintah.
Padahal kata Ia, Atas adanya kesepakatan semua warga masyarakat di wilayah itu,sehingga saat itu sudah lama sekali,kami pernah melayangkan berkas pengajuan terkait permohonan untuk bantuan kendala sarana air bersih ke pihak pemerintah terkait,namun,hingga saa ini pengajuan kami itu belum ada tembusan apalagi realisasiannya.
Meskipun untuk di wilayah Rt 02 dan 04 Dusun Urug Lapang sudah ada dari bantuan pihak Cipta Karya seperti MCK dan sumur bor,tetapi untuk dua ke RT-an lagi di Dusun Urug Lapang ini juga belum ada pengrealisasiannya.

 

Makanya lanjut Ia, Hingga saat ini semua warga masyarakat di wilayah tersebut yang kekurangan sarana air bersih,terpaksa harus selalu memanfaatkan air dari sungai terdekat yaitu Sungai Ciwulan untuk kebutuhan air sehari-hari,sedangkan ketika datang hujan,air sungainya sudah pasti kotor dan mengandung penyakit,karna banyak limbah-limbah yang mencemari sungai ciwulan itu ketika musim hujan,bahkan,di saat musim kemaraupun limbah dan kotoran selalu ada mengalir di sungainya seperti elod dan kotoran-kotoran lain sebagainya yang bisa menjadikan penyakit terhadap warga,sehingga hal itu sangat memprihatinkan sekali,akibat tak ada lagi sarana air yang bersih di wilayah itu,sehingga untuk kebutuhan air sehari-hari dan tak ada lagi tempat air lain yang layak,warga masyarakat masih tetap memanfaatkan air sungai ciwulan yang kotor itu.

 

Ia dan warga masyarakat berharap, semoga pihak pemerintah terkait kendala ini bisa mengerti apa yang saat ini sangat kami butuhkan dalam kehidupan kami saat ini,agar kami bisa merasakan adanya air bersih yang bisa kami gunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari,serta tidak lagi harus menggunakan air sungai yang kotor dan berpenyakit. Ungkapnya (Alan S)