Diduga Tidak Mengantongi Izin Yang Sah, DLH Minta PT. TIP Hentikan Aktivitas

oleh -66 views
Tauhid, Kepala Bidang (Kabid) Pentaatan dan Penataan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulbar. KONTEN INDONESIA / Irwan Hamsi 

KAB PASANGKAYU – Dugaan terjadinya perubahan dan penambahan kolam penampungan limbah tanpa mengantongi Izin, membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulbar, langsung mengeluarkan Surat Teguran berupa rekomendasi ke PT. Toscano Indah Pratama (TIP). ungkap Tauhid, Kepala Bidang (Kabid) Pentaatan dan Pentaatan Lingkungan DLH, Tauhid diwawancarai diruang kerjanya. Jumat, 02/03/2018.

“Sesuai hasil dari temuan kami dilapangan, kami mendapatkan aktivitas Pemanfaatan air permukaan dan penambahan kolam limbah, serta terjadi perubahan pengelolaan lingkungan yang dilakukan oleh PT. TIP yang tidak sesuai dengan Amdal,” kata Tauhid.

Tauhid mengatakan, berdasarkan dari temuan tersebut, pihak DLH langsung mengeluarkan surat teguran keras berupa rekomendasi ke PTSP untuk diteruskan ke PT TIP dengan nomor (No) 7605/042/II/2018/DPMPTSP.

Adapun teguran yang tertuang dalam surat tersebut, yakni
1. Adanya penambahan Lokasi yang belum tertuang dalam Dokumen Lingkungan (Amdal) dan izin lingkungan No 660/04/XII/KPTSP & PMD.
2. Adanya aktifitas pembuangan air limbah cair ke media lingkungan yang tidak memiliki Izin.
3. Melakukan penambahan kolam limbah tanpa mengajukan perubahan rekomendasi tekhnis desain IPAL.
4. Adanya penyedotan air baku pada sumber air tanpa mengantongi izin.
5. Pengelolaan limbah B3 dan penyimpanan sementara limbah B3 yang belum memiliki izin.
6. Terjadinya perembasan limbah cair dan mengalir ke badan air dan lingkungan sekitarnya.
7. Adanya ketidaktaatan atas kewajiban penyampaian pelaporan pelaksanaak RKL-RPL.
8. Penyampaian laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) tidak tepat waktu berdasarkan ketentuan penanaman modal.

“Berdasarkan dari surat rekomendasi, kami meminta kepada PT. TIP untuk sesegera mungkin mengurus segala administrasi untuk melengkapi izinnya, dan kami meminta agar PT. TIP untuk menghentikan atau mengurangi aktifitasnya sementara waktu sebelum izin-izin tersebut terpenuhi”, tegasnya.

Sementara itu, Kepala PTSP Kabupaten Pasangkayu, Zulfikar, membenarkan bahwa saat ini telah dikeluarkannya rekomendasi berupa teguran pertama kepada PT. TIP untuk segera membenahi apa yang telah menjadi temuan DLH dilapangan.

“Saat ini kami telah memberikan teguran pertama kepada PT TIP dan memberikan kesempatan untuk sesegera mungkin memperbaiki administrasinya dengam jangka waktu 60 hari sejak surat tersebut telah dikeluarkan,” terang Zulfikar, saat ditemui diruang kerjanya.

Zulfikar menambahkan, setelah dikeluarkannya surat rekomendasi tersebut, pihaknya akan terus turun memantau perkembangan niat baik PT. TIP dalam menjalankan kewajibannya.

 

 

 

Penulis : Irwan Hamsi
Editor   : Deni