Kasus Covid-19 Meningkat, Bupati Ciamis: 24 Orang Tenaga ASN Terkonfirmasi

oleh -107 views
Pasca Rakor Satgas Covid-19 yang digelar Pemerintah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, di Aula Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis. Jum’at 27/11/2020. Foto : Irwan Hermansyah

CIAMIS – Kasus terkonfirmasi virus Covid-19 di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (Jabar), alami peningkatan yang cukup signifikan. Berdasarkan data dari Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 (Pikovid) Kabupaten Ciamis, update kasus terkonfirmasi di Ciamis pada Jum’at 27 September 2020 mencapai 395 orang.

Status terkonfirmasi yang masih aktif yakni diantaranya sebanyak 162 orang, dengan rincian 20 orang dirawat dan 142 orang isolasi mandiri. Sebagai upaya tindakan cepat dalam penanganan peningkatan Covid-19, Pemerintah Kabupaten Ciamis gelar Rapat Koordinasi Satuan Tugas (Rakor Satgas) Covid-19 yang dihadiri oleh unsur Forkopimda, Kepala OPD, dan Camat se-Kabupaten Ciamis, di Aula Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis. Jum’at 27/11/2020.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mengungkapkan, kasus konfirmasi positif Covid-19 di Ciamis dalam kurun waktu satu bulan ini mencapai 100 orang lebih. Kenaikan kasus tersebut sejalan dengan intensitas tim medis Satgas Covid-19 yang terus melakukan tracing Covid-19 guna meminimalisir penyebaran Covid-19.

“Di Kabupaten Ciamis betul-betul terukur dan serius dalam melakukan tes swab, bahkan kita sudah jauh melampaui standar WHO. Kita tidak main-main dengan angka kasus Covid-19, kita ingin membuktikan bahwa sebagai pemerintah, ASN, benar-benar selaku pelayan bagi masyarakat. Saya disini tidak ada kepentingan politik, hanya ingin betul-betul memperhatikan kondisi kesehatan masyarakat di Kabupaten Ciamis.” Ungkap Herdiat, saat gelar Rakor Satgas Covid-19, di Aula Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis. Jum’at 27/11/2020.

Herdiat berujar, dengan kondisi sebaran Covid-19 yang meningkat itu, perlu dilakukannya penanganan cepat dari mulai level Kabupaten sampai tingkat Desa, salah satunya dengan melakukan sosialisasi dan sanksi bagi yang melanggar prokes.

“Kita harus betul-betul menyikapi dan menindaklanjuti bagaimana caranya memutus mata rantai Covid-19 yang setiap hari terus ada penambahan. Dari informasi data terbaru ada beberapa klaster baru yang menjadi pemicu penyebaran Covid-19 di Ciamis, salah satunya klaster di Perkantoran.” Ujarnya.

Kita dikatakan Herdiat, akan terus berupaya secepat mungkin dalam menurunkan penyebaran Covid-19, terlebih lagi kita mempunyai target pesta demokrasi yaitu pelaksanaan pilkades,” terangnya. Dalam pelaksanaan Pilkades nanti, kepada seluruh petugas yang terlibat dalam pelaksanaan nantinya agar bisa saling terkoordinasi dengan baik, dan juga benar-benar bisa tegas menindak bagi yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

“Kita sebetulnya bisa menuju menjadi zona hijau, caranya adalah dengan saling mengingatkan atau saling mensosialisasikan satu sama lain terkait protokol kesehatan. Di Kabipaten Ciamis ini, pada Rabu 26/11/2020 telah dilaksanakan swab test pada 300 orang, yang hasilnya ada 24 orang tenaga ASN yang terkonfirmasi Covid-19.” Katanya.

Mendengar hal tersebut, diterangkan Herdiat, Pemerintah Kabupaten Ciamis langsung berupaya mengantisipasi penyebaran Covid-19, dengan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Bupati tentang larangan bagi para ASN yang hendak keluar daerah. Kalau kemarin hanya himbauan rekomendasi dan masih ada toleransi bila ada izin dari atasan, namun untuk sekarang sama sekali tidak boleh, bila dilanggar maka ada sanksi dan resikonya.

“Intinya saya sangat berharap keseriusan dan kesungguhan kita dalam menangani Pandemi Covid-19 tidak boleh lengah apalagi di abaikan.” Terangnya.

Sementara itu, Wakapolres Ciamis, Kompol Rendy Setia Permana mengatakan, dalam penanganan Covid-19 perlu ada konsistensi dalam penerapan kedisiplinan tentang Protokol Kesehatan. Karena saat ini masyarakat terlihat abai dengan ditunjukkan banyaknya kerumunan-kerumunan dan kegiatan yang menyerap massa yang banyak.

“Kita harus lebih konsisten dalam penerapan protokol kesehatan, kita siap melakukan operasi Yustisi sebagai upaya pencegahan Covid-19 di Kabupaten Ciamis.” Pungkasnya.

Senada dengan Wakapolres Ciamis, Kasdim Kodim 0613 Ciamis, Mayor Inf Nurohman menegaskan, pihak kami siap mendukung kebijakan serta siap terjun ke lapangan dalam upaya pencegahan penyebaran COvid-19.

“Kita dari Kodim 0613 siap mendukung kebijakan Pemkab Ciamis dalam penanganan pandemi covid 19 ini,” katanya.

Reporter : Irwan Hermansyah
Editor      : Deni