Launching Kaderisasi Koperasi Siswa Di Hotel Haris Summarecon, Dibuka Gubernur Jabar Ridwan Kamil

oleh -151 views
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat menandatangani salah satu cendra mata pengesahan, pasca membuka acara Launching Kaderisasi Siswa, di Convention Hall Hotel Haris Summarecon, Kota Bekasi. Senin, 15/10/2018. Foto : Saiful Bahri 

KOTA BEKASI – Launching kaderisasi koperasi bagi generasi muda tingkat SMA dan SMK se-Jawa Barat pada Senin, 15 Oktober 2018 di Convention Hall Hotel Haris Summarecon Kota Bekasi, dibuka oleh Gubernur Jawa Barat, M. Ridwan Kamil di dampingi Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi dan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Siti Aisyah, Dekopinwil Jawa Barat dan Dekopinda se-Jawa Barat, Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah SMA/ SMK Se- Jawa Barat, perwakilan guru serta pelajar SMA dan SMK di Wilayah II dan III Jawa Barat. Senin, 15/10/2018.

Kegiatan ini sebagai rangkaian Sosialisasi Perkoperasian di lingkungan SMA dan SMK Se-Jawa Barat yang akan diikuti 18.000 pelajar SMA dan SMK di 60 sekolah Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II dan III yakni 37 sekolah di Kota Bekasi, 3 sekolah di Kabupaten Bekasi, 17 sekolah di Kota Depok dan 3 sekolah di Kota Bogor, akan mulai pada tanggal 6 hingga 15 Nopember 2018.

Pada launching ini akan diserahkan secara simbolis Personal Komputer (PC) untuk operasional Koperasi Siswa/Kopsis, penganugerahan Duta Koperasi bagi empat (4) orang pelajar perwakilan dari Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Depok dan Kota Bogor serta penandatanganan prasasti Launching Kaderisasi Generasi Muda tingkat SMA dan SMK se-Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi menyampaikan keinginannya kepada Gubernur Jawa Barat dan menceritakan bahwa dulu Kota Bekasi tahun 2016 mampu untuk mengelola sendiri terkait pendidikan SMA dan SMK yang telah di tarik oleh Provinsi Jawa Barat untuk pengelolaannya, dan pada saat Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan telah menyepakati mengenai perjanjian kerja sama nya, semoga di zaman Gubernur Jawa Barat sekarang bisa mengaplikasikan kembali untuk pengelolaannya.

“Kota Bekasi, adalah gerbangnya Jawa Barat, disamping nya terdapat ibu kota negara yakni Provinsi DKI Jakarta, harus diperhatikan betul” kata Rahmat Effendi.

Berdasarkan UU No. 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian, Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum Koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip Koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan.

Koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

Indonesia memiliki 3 bagian struktur perekonomian, apabila diibaratkan sebuah gedung, Atap gedung tersebut adalah Usaha besar (± 5.066 unit), Pilar gedung adalah Usaha Menengah (± 52.106 unit), dan Pondasi gedung adalah Usaha Koperasi, Mikro, dan Kecil (±56.534.592 unit), Oleh karena itu mari kita kuatkan potensi yang sangat besar yang berada pada sekolah merupakan peluang untuk membangun Indonesia yang lebih baik dan khususnya membangun Jawa Barat Juara Lahir dan Bathin.

Ridwan Kamil dalam sambutannya, mengupayakan dan mengintruksikan kepada para siswa siswi agar patuh terhadap guru, guru adalah orang tua angkat bagi siswa di sekolah, selain ada orang tua kandung di rumah, maka patuhi aturannya, jangan sampai melawan.

Gubernur Jawa Barat juga memberikan solusi jitu yang tertera di catatan yang di posting di instagramnya, catatan tersebut dipaparkan oleh Ridwan Kamil untuk pelajaran sebuah koperasi, bagi nya koperasi tidak merugikan maka dari itu Koperasi harus lahir dari siswa siswi di sekolah.

Usai sambutan, Gubernur Jawa Barat, M. Ridwal Kamil menandatangani frame yang menandakan launching tersebut bersama Wali Kota Bekasi dan juga Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Siti Aisyah, hal ini berharap menjadikan Jabar Juara Lahir Bathin bagi Gubernur Jawa Barat dan juga memajukan Kota Bekasi sesuai visi nya yang di dalam administratifnya masuk dalam Jawa Barat.

 

 

 

Reporter : Saiful Bahri