Musyawarah Terkait Irigasi Ciparay, Perlu Dikeluarkan SK Kepala Desa Setempat

oleh -175 views
Pasca berlangsungnya musyawarah Ke II terkait Irigasi Ciparay, digelar di rumah adat Kasepuhan Cibadak, Desa Warungbanten, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten. Rabu, 23/05/2018. KONTEN INDONESIA / Supriyanto 

KAB LEBAK – Musyawarah ke ll perkumpulan petani pemakai air cisaat terkait daerah Irigasi Ciparay, dengan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-Tgai), digelar di rumah adat Kasepuhan Cibadak, Desa Warungbanten, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten. Rabu, 23/05/2018.

Dalam acara musyawarah tersebut yang di hadiri Sekretaris Kecamatan (Sekcam Cibeber), Hendi Suhendi, Kepala Desa Warungbanten, Ruhandi, dan juga sejumlah warga masyarakat khususnya para petani sawah sekitar irigasi tersebut, membahas upaya peningkatan produksi dibidang pertanian.

Selain itu, ditambah juga membahas terkait pemeliharaan teknis dan non teknis saluran irigasi guna kepentingan masyarakat di Desa Warunbanten tersebut.

Hendi Suhendi, dalam sambutan mengatakan, semua tim pelaksana terkait hal irigasi tersebut, harus jujur, teransparan dan terbuka.
Dan juga, tenaga kerjanya di haruskan oleh masyarakat sekitar (Sadaya Masyarakat). Yang paling penting dalam segi pemeliharaannya jangan mengandalkan ketua P3A saja. Serta untuk ketertiban terkait administrasinya, sangat perlu di keluarkannya Surat Keputusan (SK) Kepala Desa setempat terkait pembentukan P3A Cisaat itu. Kata Hendi, dalam sambutannya pada agenda tersebut.

Sementara itu, Uyok Suwirya, Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) menjelaskan, Pekerjaan ini tidak boleh dikerjakan oleh pihak ke tiga maupun rekana, harus oleh swadaya masyarakat dan dikerjakan oleh anggota pertanian. Pungkas Uyok, saat ditanya Kontenindonesia.com dilokasi acara.

Ketua P3A, Sukanta, juga menyampaikan, dalam pengerjaan irigasi P3A Daerah Irigasi Ciparay Cisaat, dipastikan akan transparan dan terbuka untuk masyarakat atau publik. Katanya.

Sementara, Kepala Desa Warunbanten, Ruhandi, mengatakan, untuk Dana Desa hingga saat ini belum ada agenda kegiatan untuk pembangunan pisiknya. Punkas Ruhandi.

 

 

 

 

Penulis : Supriyanto
Editor   : Deni