Akibat Mogok Mesin, KMC Milik TNI Ini Tenggelam Diterjang Ombak Diperairan Kepulauan Seribu

oleh -90 views
Sejumlah Aparat TNI pasca melakukan evakuasi awak dan penumpang Kapal Motor Cepat (KMC)  milik TNI yang tenggelam di perairan Kepulauan Seribu. KONTEN INDONESIA / Newsinvestigasi86.com

JAKARTA – Kapal Motor Cepat (KMC) milik TNI yang mengangkut personel Kodam Jaya, tenggelam di perairan Kepulauan Seribu.

“Kejadian bermula, Kapal yang mengalami musibah tenggelam itu mengalami mogok mesin,” kata Letkol Inf. Kristomei Sianturi, Kapendam Jaya, saat dikonfirmasi awak media. Senin. 12/03/2018.

Letkol Kris mengatakan, ada 115 personel Kodam Jaya yang berangkat ke Kepulauan Seribu dalam rangka bakti sosial. Ada dua kapal yang digunakan, yakni KMC AD-04-15 dan KMC AD-16-05. Entah kenapa, ditengah jalan KMC AD-16-05 mengalami mati mesin, lalu kapalnya tenggelam dihajar ombak karena ombak hari ini memang tinggi. Terang Letkol Kris.

Kris menegaskan, seluruh penumpang kapal KMC AD-16-05 yang tenggelam itu, semuanya telah dievakuasi ke kapal lainnya.Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

“Tidak ada korban jiwa, semua sudah dievakuasi,” jelasnya.

KMC Komando tersebut, merupakan hasil karya tenaga ahli yang terdiri dari perwira Ditbekang TNI AD, dengan melibatkan tenaga dan ahli dari Institut Teknologi Surabaya (ITS) dan tenaga pelaksana pembangunan PT. Tesco Indomaritim.

KMC Komando dibangun pada tahun 2013 di galangan PT. Tesco Indomaritim, dengan bahan aluminium. Panjang keseluruhan kapal tersebut adalah 17,60 meter dengan lebar 4,20 meter dan tinggi 2,15 meter.

KMC Komando juga dilengkapi water jet dengan mesin CAT C12 dengan jarak jelajah 250 NM (Nautical Mile) per-jam dan rpm (Rotation Per Minute) 4.500-6.000. Kapal ini memiliki kekuatan 2×750 HP (Horse Power).

Kapal yang memiliki kecepatan 25 knots dan dilengkapi tanki air tawar dengan volume 500 liter itu. Kapal tersebut juga dilengkapi kompas, GPS, radio SSB, radio HT, ring buoy, dan dua life raft.

KMC Komando diresmikan Jenderal Budiman (Kepala Staf TNI Angkatan Darat saat itu), di Pantai Ancol pada 29 April 2014. Peresmian ditandai dengan demonstrasi manuver dan uji tembak.

“Kami membuat 10 unit KMC, per unitnya seharga Rp 12 miliar lengkap dengan seluruh peralatannya. Biaya tersebut sudah termasuk riset dan pembuatan kapal, dan produk ini merupakan salah satu bagian dari beberapa proyek yang dikerjakan sendiri oleh personel Angkatan Darat,” ujar Jenderal Budiman dikutip media news investigasi dari situs resmi TNI AD.

KMC Komando disebut dapat dioperasikan di daerah rawa, laut, sungai, dan pantai. Kapal ini mampu untuk melakukan pendaratan pasukan di pantai dan mampu berlayar terus-menerus sejauh 250 NM. Kapal ini disebut berkapasitas 31 orang penumpang dengan tiga anak buah kapal. ***

 

 

 

Editor    : Deni
Sumber : Newsinvestigasi86.com