Diduga Tidak Terima Dengan Hasil Pemberitaan, Orang Ini Ancaman Belah Kepala Wartawan

oleh -115 views
Hasil Screenshot pesan singkat WhatsApp terkait ancaman dari seseorang berinisial DA, yang diduga tidak terima dengan adanya pemberitaan terkait dirinya di media Kupasmerdeka.com, yang diterima seorang Wartawan media tersebut pada 12 Agustus 2018, pukul 00.17 WIB. Foto : Kupasmerdeka.com 

BOGOR – Ancaman terhadap profesi wartawan dari seseorang diduga politisi dari salah satu Partai di Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar), terkait pemberitaan yang melibatkan dirinya, sontak menjadi perhatian masyarakat luas. Adanya ancaman jenis tersebut terhadap wartawan, mendapat kecaman cukup keras dari Aktivis lingkungan dan kemasyarakatan, Rizky Pujarama.

“Tindakan intimidasi lewat pesan singkat WhatsApp, merupakan salah satu tindakan kriminal verbal. Hal itu akan menjadi preseden buruk dalam memperoleh informasi untuk disampaikan kepada masyarakat luas,” ungkap Rizky, kepada Kupasmerdeka.com. Minggu, 26/08/2018.

Ancaman tersebut, dikatakan Rizky, apalagi menyebut akan dibelah kepalanya pada wartawan, artinya ancaman akan dibunuh. Hal ini sangat tidak pantas diutarakan oleh seorang politisi, apalagi yang diketahui akan maju menjadi wakil rakyat Kota Bogor. Ini harus menjadi perhatian khusus bagi Partai yang mengusung orang tersebut juga,  penyelenggara pemilu, pengawas pemilu dan terutama masyarakat Kota Bogor.

“Kenapa??? Baru jadi calon saja sudah seperti itu, apalagi nanti sudah duduk menjadi wakil rakyat. Wakil rakyat atau wakil iblis orang seperti itu?. Permasalah sebuah pemberitaan ada undang-undang yang mengaturnya, bukan dengan aksi sok jago ancam bunuh orang. Harus di periksa kejiwaannya jenis manusia seperti itu.” kata Rizky.

Rizky menambahkan, apapun yang menjadi permasalahannya sekarang, dan apabila disikapi dengan jenis ancaman bunuh orang, itu sudah menjadi prilaku yang sangat tidak manusiawi. Jadinya masyarakat terbodohi dengan ucapan-ucapan manis orang itu, ini perlu dicatat ya. Katanya.

Berdasarkan kronologi yang berhasil diperoleh wartawan Kupasmerdeka.com, Dody Kurniawan, Ia menerima pesan singkat WhatsApp berupa ancaman atau intimidasi, setelah menerbitkan berita terkait dugaan penipuan yang mengendus adanya keterlibatan Politisi salah sats Partai di Kota Bogor, berinisial DA.

Berikut pesan singkat yang diterima seorang Wartawan, Dody Kurniawan.

“Catat jeung buru capture bahasa Saya nu iye.. Mun nepi ka harga diri aing jeung kahormatan aing jadi cemar gara gara tulisan sia, kamana oge dan nyalindung ka saha oge, di belah pala sia ku aing.” seperti dalam pesan singkat WhatsApp tertanggal 12 Agustus 2018 pukul 00.17 WIB itu.

Sementara itu, Dody Kurniawan mengatakan, pesan singkat ancaman tersebut, diterima dari nomor Cellular yang sebelumnya Saya mintai konfirmasi kepada DA, guna keberimbangan pemberitaan. Adanya pesan ancaman itu, diduga terkait adanya pemberitaan mengenai kasus dugaan penipuan ratusan calon karyawan Transmart Yasmin dari Curug Mekar, yang terendus adanya keterlibatan seorang politisi.

Hingga berita ini diturunkan, belum berhasil mendapat tanggapan dari pihak terkait berinisial DA.

Sumber : Kupasmerdeka.com
Editor    : Deni