Pembacaan Massal Teks Pancasila Yang Diselenggarakan Sejumlah Mahasiswa. Bupati Mamuju : Saya Salut

oleh -66 views
H. Habsi Wahid, Bupati Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), saat berbicara di panggung podium acara Pembacaan Teks Pancasila Secara Massal, yang diselenggarakan sejumlah mahasiswa Gerakan Cinta Pancasila Untuk Indonesia Dari Kawasan Timur Indonesia, di Anjungan, Pantai Manakarra, Sulbar. Jum’at, 01/06/2018. KONTEN INDONESIA / Irwan Hamsi 

KAB MAMUJU – Peringati hari lahir Ideologi Bangsa (Pancasila) ke 73, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Cinta Pancasila Untuk Indonesia Dari Kawasan Timur Indonesia, selenggarakan Pembacaan Teks Pancasila Secara Massal, berlangsung di Anjungan Pantai Manakarra, Sulbar. Jum’at, 01/06/2018.

Pada saat itu, Bupati Kabupaten Mamuju, H. Habsi Wahid, yang hadir dan menyaksikan langsung pembacaan pancasila secara massal, mengaku salut dan bangga atas inisiatif pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Semoga nilai-nilai pancasila dapat terus tertanam di hati kita semuanya, sehingga dapat tercermin dari prilaku kita sendiri, yang pada akhirnya dapat mendorong kreatifitas yang lebih produktif. Sehingga niat untuk mewujudkan daerah kita yang Maju, Sejahtera dan Ramah, akan lebih mudah untuk kita wujudkan bersama – sama,” ungkap H. Hasbi, saat di wawancara Kontenindonesia.com dilokasi acara tersebut.

Bahkan, H. Habsi juga mengapresiasi adik-adik mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Cinta Pancasila Untuk Indonesia Dari Kawasan Timur Indonesia, yang telah menyelenggarakan kegiatan itu.

“Melihat semangat untuk selalu menggelorakan nilai-nilai pancasila, telah mengalir dari generasi – generasi muda, terbukti antusias yang begitu besar terhadap pelaksanaan kegiatannya. Meskipun dilakukan bertepatan di Bulan Suci Ramadhan, namun tetap tidak mengurangi animo kita semua untuk dapat menunjukan betapa besar keinginan merefleksi moment bersejarah lahirnya sebuah Ideologi Negara. Yang telah mempersatukan bumi nusantara dari sabang sampai meraoke yakni pancasila,” Ujarnya.

Tidak hanya itu, Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), H. Ali Baal Masdar, juga menyampaikan, jangan hanya mengaku pancasila kalau tidak mampu menerapkan nilai – nilai keadilan. Jika sudah berkeadilan tentu tidak ada lagi rasa cemburu. Karenanya, mari kita bersama – sama menwujudkan nilai sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan juga jangan ada lagi mahasiswa yang selalu berbeda paham dengan sesama mahasiswa, terutama pemerintah. Mari kita diskusikan dengan baik, dengan kebersamaan, toleransi, simalaqbi, sipakatau dan sipakainga. Pungkasnya.

 

 

 

Penulis : Irwan Hamsi
Editor   : Deni