Penegakan Hukum Di Perairan Tanjung Balai, Patkamla Sea Rider Gagalkan Penyelundupan TKI Ilegal

oleh -104 views
Jajaran Patkamla Sea Rider, pasca menangkap dan mengagalkan penyelundupan TKI ilegal dari kapal motor KM Kasih Ilahi, di Perairan Tanjung Balai Asahan. Senin, 22/10/2018. Foto : Sinarrayanews.com

JAKARTA – Komitmen dalam memberantas kegiatan ilegal dan menegakkan hukum di wilayah Perairan (Laut). Koarmada I, dibawah pimpinan Pangkoarmada I, Laksamana Muda TNI Yudo Margono SE. MM, kembali membuahkan hasil. Kali ini, Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Tanjung Balai Asahan, melalui Patkamla Sea Rider, berhasil menggagalkan penyelundupan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal, dengan menggunakan 1 unit kapal motor di Perairan Tanjung Balai Asahan, pada koordinat 03° 07’ 340’’ U – 99° 52’ 510’’ T. Senin, 22/10/2018.

Penangkapan tersebut berawal pasca adanya informasi dari Tim F1QR Lanal Tanjung Balai Asahan, mengenai aktifitas kapal pembawa TKI ilegal yang rencananya akan masuk ke Tanjung Balai, pada Senin 22 Oktober 2018.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Pasops Lanal Tanjung Balai Asahan, memerintahkan Patkamla Sea Rider melaksanakan patroli rutin di sekitar Perairan Tanjung Balai Asahan, sehingga melihat kapal motor yang mencurigakan melintas di Perairan Tanjung Balai Asahan, pada koordinat tersebut, yang kemudian dilaksanakan pemeriksaan terhadap dokumen, muatan, dan juga personel kapal motor itu.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui kapal tersebut memiliki nama KM Kasih Ilahi, dan tidak memiliki dokumen serta didalamnya ditemukan 20 orang yang terdiri dari 3 orang ABK dan 17 orang penumpang (14 pria dan 3 wanita) yang diduga TKI iIlegal.

Selanjutnya Komandan Patkamla Sea Rider melaporkan hasil penangkapan TKI ilegal tersebut kepada Pasops yang kemudian diteruskan kepada Komandan Lanal Tanjung Balai Asahan. Berdasarkan perintah Danlanal Tanjung Balai Asahan Letkol Laut (P) Ropitno, M.Tr.Hanla., kapal motor Kasih Ilahi beserta 3 orang ABK dan 17 orang penumpang yang diduga TKI ilegal dikawal ke Dermaga Posmat Bagan Asahan guna dilaksanakan pemeriksaan lanjutan.

Kemudian dilaksanakan pemeriksaan dan pengeledahan terhadap bangunan kapal beserta barang-barang bawaan 3 orang ABK dan 17 orang penumpang yang diduga TKI ilegal tersebut dengan hasil tidak ditemukan barang-barang berbahaya dan terlarang, selanjutnya kapal dibawa ke Mako Lanal Tanjung Balai Asahan guna proses penyidikan dan pemeriksaan lebih lanjut. ***

Sumber : Sinarrayanews.com
Editor    : Deni