Seorang Pemuda Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Makam Keramat

oleh -127 views
Anggota Polisi dari Polsek Jogoroto saat melakukan olah TKP, dilokasi penemuan mayat. Foto Istimewa

JATIM – Seorang  pemuda ditemukan tewas di makam keramat Mbah Sentono atau Mbah Mblawu, Desa Sukosari, Jogoroto, Jombang. Korban diduga kuat menjadi korban pembunuhan karena terdapat 2 luka bekas tusukan senjata tajam di tubuh korban.

Kapolsek Jogoroto AKP Sumiyanto mengatakan, mayat pemuda ini ditemukan di bawah pohon beringin besar yang berada di area makam Mbah Mblawu Minggu 19 Agustus 2018, sekitar pukul 14.00 WIB. Korban pertama kali ditemukan oleh seorang pengunjung yang akan berziarah ke makam keramat tersebut.

“Korban masih Mr X karena tak kami temukan identitas apapun. Warga sekitar juga tak ada yang kenal,” kata Sumiyanto kepada wartawan di lokasi penemuan mayat.

Sumiyanto menambahkan, korban diperkirakan berusia 20 tahun. Saat ditemukan, pemuda ini hanya memakai celana jeans warna biru. Menurut Sumiyanto, kondisi korban juga cukup mengenaskan karena terdapat luka bekas tusukan senjata tajam di punggung dan perutnya. Di beberapa bagian tubuh pemuda ini juga terdapat luka goresan.

Sumiyanto menduga pemuda ini tewas akibat luka tusuk di punggung dan perutnya tersebut, sedangkan luka goresan yang ada di tubuhnya diduga akibat terkena daun tebu. Hal ini diperkuat dengan temuan ceceran bercak darah yang berasal dari kebun tebu yang jaraknya hanya sekitar 10 meter dari lokasi penemuan mayat pemuda tersebut.

“Kemungkinan korban ini sempat berjalan keluar dari kebun tebu hingga ke petilasan sebelum akhirnya meninggal. Maka dari itu terdapat sejumlah luka gores pada tubuh korban,” terangnya.

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan sebuah pisau kecil, sandal dan ponsel. Pihaknya belum bisa memastikan pemilik dari barang-barang tersebut.

“Untuk memastikan penyebab kematiannya, kami bawa ke rumah sakit untuk diautopsi. Sementara ini kami upayakan untuk mencari identitas korban terlebih dahulu, mudah-mudahan segera terungkap,” tandasnya.

 

Sumber : Polres Jombang

Editor    : Hens Pradhana