Tolak Segala Bentuk Kerusuhan. MUI Desa Panjalu: NKRI Harga Mati

oleh -114 views

KAB CIAMIS – Dalam rangka menyingkapi hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa / Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Ust. H. Solihin, ajak seluruh Masyarakat yang berada di wilayah Desa / Kecamatan Panjalu khususnya, agar semuanya bisa menjaga Ketertiban, Keamanam, Kerukunan dan Ketentraman dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat.

Ajakan tersebut tampak dilontarkan dalam Video berdurasi singkat Ust. H. Solihin, yang beredar di Media Sosial (Medsos), dimana pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU RI), telah melasanakan penetapan rekapitulasi penghitungan suara yang saat ini menginjak tahapan Sidang Gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Pasalnya, ketentraman kehidupan dalam iklim kondusif tanpa terjadinya gesekan dan gontok-gontokan antar para pendukung Capres Cawapres kontestasi Pilpres 2019, adalah hal yang menjadi keinginannya yang harus dicegah hingga tidak berujung rusuh.

“Kami sangat menolak dan menentang segala bentuk kerusuhan, kekerasan, berikut berita Hoax dan sejenisnya, karena NKRI Harga mati” ujar Ust. H. Solihin, yang tampak fasih dalam video tersebut yang bredar belum lama ini.

Selain itu, penolakan segala bentuk kerusuhan lainnya terdapat pula pada video berdurasi singkat dari Komunitas N-Max Panjalu.

“NKRI harga mati, kami menolak segala bentuk kerusuhan dan kekerasan yang bisa memecah belah bangsa,” ungkap Gagah, salah seorang jajaran Komunitas N-Max tersebut.

 

 

Penulis : Abraham