Penderita Penyakit Kista Ovarium Ini, Butuh Perhatian Serius Dari Berbagai Pihak Terutama Pemerintah

oleh -481 views
Karlina, penderita Penyakit Kista Ovarium, warga Kampung Pengasinan, RT 02/28, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. KONTEN INDONESIA / Saiful Bahri

KOTA BEKASI – Seorang wanita bernama Karlina (21) warga Kampung Pengasinan, RT 02/28, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, yang sudah lama menderita penyakit “Kista Ovarium” dan sudah sangat membesar, karena mengalami keterbatasan biaya, sehingga sampai saat ini belum dapat dioperasi oleh pihak Rumah Sakit.

Selain mengidap penyakit Kista Ovarium, Karlina juga mengaku kalau jantungnya terendam cairan. Sehingga hal penyakit yang dideritanya itu, sangat menjadi pemikiran ayahnya hingga meninggal.

Dampak penyakit tersebut, perut buncit yang diderita Karlina hampir menyerupai wanita hamil 9 bulan.

Sebelumnya, Karlina dibawa ke RSUD Kota Bekasi yang akhirnya dirujuk ke RS Persahabatan. Namun hingga kini, pihak Rumah Sakit belum juga melakukan tindakan operasi. Karlina mengaku hanya menunggu dan menunggu meskipun telah punya KS NIK.

Dengan dideranya kemiskinan hingga timbil persoalan terkait jaminan sosialnya, sehingga Ia tak lagi mampu untuk membiayai lanjutan wara-wiri ke rumah sakit yang tidak bisa memakai sedikit biaya.

Menurut Kezi, salah seorang sahabat Karlina, berikut keluarga Dewi dan Bapak Jawirlah yang selama ini mencoba berbagi kepada keluarga Karlina.

“Lingkungan sekitar berikut karang taruna, bahkan RT/RW setempat bukannya tidak tahu, namun minus keperdulian. Terkait bantuan sosial kemanusiaan disekitar, karang taruna dan lainnya seolah menutup mata dan hanya menontonnya tanpa reaksi, hingga hal ini sengaja diviralkan di berbagai media sosial.” kata Kezi CS, saat berbincang dengan Kontenindonesia.com di rumah Karlina. Minggu, 04/03/2018.

Karlina berikut keluarga berharap, semoga ada perhatian dari pihak Pemerintah, dan juga adanya uluran tangan dari kaum dermawan, guna pengobatan penyakit yang dideritanya. Karena, Ia dan keluarga tidak lagi mampu, untuk bertahan hidup di tengah kemiskinan saja cukup susah, apalagi harus menanggung penyakit yang menyerangnya. Ucap Karlina.

 

 

 

 

Penulis : Saiful Bahri
Editor   : Deni