Pernikahan Kedua Mempelai Ini, Resmi Jadi Resepsi Pertama Di Gedung Serbaguna Desa Sukanagalih

oleh -199 views
Kedua mempelai yakni Jiyaul Huda Ash Shiddiq dan pasangannya Dini Andriyani, yang menjadi pasangan pertama melangsungkan pesta pernikahan sakral di Gedung Serbaguna Desa Sukanagalih, Kecamtan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, saat menerima ratusan tamu undangan. Sabtu, 23/02/2019. Foto : Deni

KAB TASIKMALAYA – Gedung Serbaguna Desa Sukanagalih, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, resmi dan kali pertamanya dimanfaatkan masyarakat untuk melangsungkan pesta sakral pernikahan. Sabtu, 23/02/2019.

Tampak riasan depan resepsi pesta pernikahan kedua mempelai tersebut di Gedung Sebaguna Desa Sukanagalih. Foto : Deni

Acara pernikahan yang mensyakralkan kedua pasangan itu, yakni atas nama mempelai laki-laki, Jiyaul Huda Ash Shiddiq (laki-laki), putra dari Hamid Sidiq dan Yuyun Wahyuningsih, asal wilayah Cikoneng, Kabupaten Ciamis, dengan pasangannya Dini Andriyani, yakni putri dari Hasanudin dan Turliah, warga Kampung Sukamulya, RT 01/05, Desa Sukanagalih tersebut.

Selain dihadiri langsung oleh Kepala Desa Sukanagalih, Saepudin dan sejumlah orang staf desanya, berlangsungnya pesta pernikahan itu tampak dihadiri juga oleh ratusan masyarakat dari dalam maupun luar Desa dan Kecamatan sekitar, yang merupakan tamu undangan.

Kepala Desa Sukanagalih, Saepudin mengatakan, Alhamdulillah hasil dari pada kinerja pembangunan Desa Sukanagalih yakni Gedung Serbaguna, sudah dapat kepercayaan dari masyarakat, dengan dipakai melangsungkan pesta pernikahan salah satu keluarga yang merupakan warga masyarakat Desa Sukanagalih.

“Alhamdulillah Gedung Serbaguna Desa Sukanagalih, semakin dapat kepercayaan dari masyarakat, yakni dimanfaatkan dengan menggelar pesta pernikahan mensyakralkan kedua pasangan mempelai. Ini kali pertamanya Gedung Serbaguna kami dipercaya untuk menggelar acara pernikahan oleh warga,” ungkap Saepudin, saat dikunjungi Kontenindonesia.com diaela-sela acara tersebut. Sabtu, 23/02/2019.

Saepudin berujar, kami bersama seluruh staf desa di Desa Sukanagalih ini, memberitaukan kepada warga masyarakat khususnya masyarakat Desa Sukanagalih, jika ada yang membutuhkan Gedung Serbagun untuk kepentingan acara positif keluarga, silahkan tinggal koordinasikan langsung ke kantor desa.

“Hasil pekerjaan pembangunan Desa Sukanagalih, semuanya demi melayani masyarakat, ya semuanya untuk masyarakat. Kami semua selaku aparatur desa, kan hanya mengabdi kepada masyarakat, kami ini adalah pelayan bagi masyarakat. Jadi, selain untuk kebutuhan sarana olahraga dan acara-acara desa serta pengajian bulanan maupun mingguan, Gedung Serbaguna itu bisa digunakan untuk kebutuhan positif warga masyarakat.” Kata Saepudin.

Saepudin menambahkan, untuk masalah biaya terkait pemakaian Gedung oleh warga masyarakat khususnya warga Desa Sukanagalih ini, hal itu jangan terlalu dipikirkan. Kami sama sekali tidak menargetkan biaya untuk sewa. Cuma, untuk masalah kebersihan dan kerapihan nya tolong agar diperhatikan.

“Jika ada warga masyarakat Desa Sukanagalih, yang kebetulan membutuhkan Gedung untuk kebutuhan fasilitas acara keluarga, jangan sungkan-sungkan, silahkan koordinasikan langsung terlebih dulu ke kantor desa, minimal 1 bulan sebelum hari H acaranya. Kami sama sekali tidak menargetkan biaya sewa gedung, seikhlasnya atau semampunya sajah. Cuma kebersihan dan kerapihannya tolong agar diperhatikan. Gedung serbaguna ini adalah salah satu untuk kebutuhan warga, hal itu demi terciptanya pelayanan publik yang baik dan nyaman.” Katanya.

Area parkir di depan Kantor Desa Sukanagalih, yang tampak penuh dengan kendaraan undangan pernikahan. Foto : Deni

Sementara itu, salah seorang staf desa tersebut yang enggan dipublikasikan namanya mengatakan, kalo tampak hari sekarang bisa kelihatan yah, tempat parkirnya kepenuhan, sampai banyak kendaraan yang harus parkir dipinggir jalan. Area parkirnya yang harus ditambah atau diperluas. Agar kenyamanan dan keamanan parkirnya kendaraan disaat seperti ini bisa terjamin.

“Kalo saat ini bisa kelihatan yah, tempat parkirnya yang harus diperluas atau ditambah. Agar kenyamanan dan keamanan parkirnya kendaraan disaat seperti ini bisa terjamin. Tinggal ruas parkirnya saja yang harus ditambah.” Pungkas staf desa yang enggan dipublikasikan namanya itu, kepada Kontenindonesia.com di area parkir.

 

Penulis : Deni