Proyek Peningkatan Jalan Kavling Lama Senilai 5 Miliar Lebih, Terkesan Asal Jadi

oleh -116 views
Proyek pekerjaan peningkatan Jalan Kavling Lama, Kota Batam, yang pengerjaannya diduga asal jadi. KONTEN INDONESIA / Ricardo Herman 

KOTA BATAM – Pembangunan peningkatan jalan utama Kavling Lama dengan nomor kontrak 620/APBD/BM/PENG.JL (DAK)/KL/II/07/2018 dengan nilai kontrak sebesar Rp.5.546.698.997, dengan masa pelaksanaan 150 hari kelender. Kegiatan peningkatan jalan Kota batam (DAK Penugasan) Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air itu, terkesan asal jadi.

Salah satu pekerjaan proyek terkait dibidang Drainase.

P. Simangunsong, salah seorang warga Sagulung, Kota Batam mengatakan, pihak pelaksana dan pengawas dalam mengerjakan proyek jalannya harus betul-betul serius dan sesuai tender yang direncanakan, sebab jalan yang dikerjakan itu adalah jalan utama yang digunakan oleh masyarakat.

“Sebaiknya, dalam mengerjakan proyek yang bernilai 5 miliar lebih seperti itu, harus lebih waspada, terutama dalam hal pengamanan dan pengaturan lalu lintasnya juga harus ada, itu untuk kenyamanan dan keamanan para pengguna jalan,” kata Simangunsong, sambil memperlihatkan lokasi pemotongan jalan dan rambu jalan yang dikerjakan kontraktor, belum lama ini.

Sementara, Mamat, salah seorang pengawas kontraktor PT. Pulau Bulan Indo Perkasa yang mengerjakan proyek tersebut mengatakan, mereka hanyalah pekerja, yang hanya mengikuti sesuai perencaaan dari Dinas PU yang bekerja sesuai dengan aturan dan di awasi oleh konsultan pengawas.

“Kami bekerja di awasi ketat sesuai anggaran, kalau masyarakat minta semen sedikit untuk memperbaiki bekas proyek gak masalah. Memang untuk kendala macet, gusur bangunan untuk proyek pelebaran jalan utama hingga saat ini belum ada, dan juga peran aktif dari masyarakat sangat tinggi.” ungkapnya.

Ditempat yang sama, seorang consultan pengawas dari PT. Gemilang Artakindo, Ade mengatakan, target peningkatan pembangunan jalan utama tersebut semuanya sepanjang 2,1 KM, dengan lebar 7,2 meter, saluran U.60 pleksibel sesuai situasi, kalaupun ada yang kena rumah gak mungkin ribut, dan juga ditambah pengaspalan jalannya.

“Ini masih masa pengerjaan dan harus sesuai perencanaannya, untuk semenisasinya menggunakan K-350 dan sempel kubus setiap 50 kobik, kadang 30 kubik ada. Untuk besinya 7,8 milimeter, pekerjaannya saat ini masih 30 persen. Kalaupun nanti anggaran lebih CCO, itu akan dikembalikan. Memang sesuai tendernya harus di kasih rambu-rambu jalan seperti itu. Untuk lebih jelasnya, silahkan langsung konfirmasi sama PPTK, Pak Toro di Dinas PU.” terangnya sambil mengawasi proyek tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PPTK Dinas PU terkait bernama Toro, belum dapat dikonfimasi terkait spesifikasi proyek tetsebut dan bentuk pengawasan yang mereka lakukan.

 

 

 

Penulis : Ricardo Herman BB
Editor   : Deni