Puskesmas Kec Jamanis Gelar Penerangan Antisifasi Penanganan Penyakit Filariasis

oleh -115 views

img00721-20160913-1020

Kabupaten Tasikmalaya – Acara penerangan terkait antisifasi penanganan penyakit Filariasis (Kaki Gajah),yang di gelar Tim dari Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Jamanis,Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar) selasa 13-09-2016.acara bertajuk Filariasis untuk kader itu yang di hadiri puluhan Kader Posyandu dan Camat setempat Drs Uem Sulaeman,di laksanakan di aula PUSDAI kecamatan tersebut.

H Jojo Sukarjo S.Km.M.Si Kepala UPTD Puskesmas Kecamatan Jamanis saat di wawancara Kontenjabar.com di sela-sela acara mengatakan, di gelarnya acara yang bertajuk “Filariasis untuk kader” seperti ini,guna penerangan segala bentuk jenis dan cara mengenai antisifasi penanganan maupun pengobatan penyakit Filariasis (Kaki Gajah) itu,yang tak lain,agar seluruh kader-kader Posyandu khususnya di Kecamatan Jamanis ini mengerti akan cara-cara penanganannya,hal itu untuk menjaga adanya masyarakat pengidap penyakit tersebut. “Kalo kader-kader Posyandu sudah pada mengerti,setidaknya mereka akan menerangkan kembali ke masyarakat,dan juga kader-kader itu bisa memberikan pertolongan pertamanya” ucap H Jojo

Penyakit Filariasis (Kaki Gajah) tersebut kata H Jojo, adalah salah satu penyakit infeksi bersipat menahun,yang awalnya di sebabkan oleh cacing Filaria kemudian di tularkan oleh nyamuk,penyakit itu,dapat menimbulkan atau berakibat cacat menetap berupa pembesaran kaki,lengan dan juga kantong buah zakar serta payudara,dan bisa menyerang siapa saja (Semua orang).”Penyakit seperti itu tidak pilah-pilah,bisa menyerang semua orang”

Makanya lanjut Ia, bentuk penerangan atau sosialisasi antisifasinya harus benar-benar di mengerti,agar setidaknya seluruh warga masyarakat semuanya bisa mengantisifasinya sendiri,agar tidak terkena penyakit yang cukup serius itu,”Penyakitnya cukup berbahaya sekali,makanya sosialisasi bentuk penanganannya gencar di laksanakan” kata Ia

Mengenai antisifasi penanganannya di katakan Dr H Dedi di iyakan Kepala Puskesmas H Jojo, dari mulai jenis pemberantasan nyamuk di wilayah masing-masing untuk memutuskan mata rantai penularan penyakit ini,dan juga yang terpenting,menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah terjadinya perkembangan nyamuk yang ada guna untuk pencegahan Penyakit Kaki Gajah.
Bagi seseorang penderita Penyakit Filariasis (Kaki Gajah),diharapkan kesadarannya untuk rutin memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan obat-obatan agar tidak menyebarkan penularan kepada masyarakat lainnya,untuk itu,sangat perlu adanya pengenalan penyakit kepada penderita dan warga sekitar. (Deni)