Sebanyak 500 Kubik Tanah Kebun Bambu Di Desa Dawagung, Longsor Tutupi Jalan

oleh -117 views
Tampak 1 orang dari Relawan Penanggulangan Bencana (RPB) Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, saat melakukan evakuasi pemberesan material tanah longsor diwilayah Kampung Sukahurip, RT 06/02, Desa Dawagung, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya dibantu warga masyarakat sekitar. Sabtu, 23/06/2018 pagi. KONTEN INDONESIA / DeniĀ 

KAB TASIKMALAYA – Kurang lebih sebanyak 500 kubik tanah dari kebun bambu yang diketahui milik H. Maman, di wilayah Kampung Sukahurip, RT 06/02, Desa Dawagung, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar), terjadi longsor menutupi badan jalan. Sabtu, 23/06/2018 sekitar pukul 02.00 WIB.

Salah satu foto terkait bencana alam longsor yang menutupi badan jalan sepanjang 20 meter tersebut.

Longsor yang menutupi badan jalan sepanjang 20 meter itu, terjadi dititik jalan penyambung Kampung Sukahurip – Kampung Godebag di Desa Dawagung tersebut.

AKP Tiko Nagiewanto, Kapolsek Rajapolah (kiri), bersama 1 orang Anggotanya bernama Marta (ujung kanan), serta 2 orang RPB Kecamatan Rajapolah, dan 1 orang warga sekitar, saat pelaksanaan evakuasi tanah longsor tersebut.

AKP Tiko Nagiewanto, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Rajapolah tersebut mengatakan, akibat terjadinya bencana alam longsor di wilayah tersebut, hingga saat ini masih terus dilakukan gotong royong guna proses evakuasi dan juga pembersihan material-material tanah, agar jalannya dapat dilalui kembali oleh para pejalan kaki (warga masyarakat) dan juga pengguna kendaraan.

“Tanah kebun bambu milik H. Maman, di wilayah Kampung Sukahurip, RT 06/02, Desa Dawagung, Kecamatan Rajapolah, terjadi bencana alam longsor pada Sabtu, 23/06/2018 sekitar pukul 02.00 WIB. Hingga saat ini sebanyak 8 orang dari pihak BPBD dan 1 unit Kendaraan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tasikmalaya, serta 20 orang dari Relawan Penanggulangan Bencana(RPB) Kecamatan Rajapolah, dibantu sejumlah Warga Masyarakat sekitar masih terus gotong royong guna proses evakuasi.” kata AKP Tiko, dalam keterangan tertulisnya via pesan singkat WhatsApp yang diterima Kontenindonesia.com. Sabtu, 23/06/2018 siang.

 

 

 

Penulis : Deni