Terserang Wabah DBD, Warga Kampung Bolang Harapkan Perhatian Pemkab

oleh -78 views
Sarka (26), warga Kampung Bolang, Desa Bantarsari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, yang sedang menjalani pengobatan akibat terserang wabah penyakit DBD. Foto : Janson M / Ray

KAB BEKASI – Wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti memang kerap muncul disaat musim penghujan.

Dampak penyakit DBD tersebut dapat menyebabkan kondisi suhu badan menjadi lemas karena panas yang terlalu tinggi. Bahkan apabila tidak segera ditangani oleh pihak medis, wabah penyakit itu bisa juga menyebabkan kematian bagi para penderitanya.

Halnya seperti yang terjadi di Kampung Bolang, Desa Bantarsari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Hasil dari pemantauan awak media, wabah penyakit DBD mulai menyerang beberapa orang warga serta anak-anak.

Sunadi, bocah (7), yang sama tengah menjalani perawatan akibat terserang penyakit DBD. Foto : Janson M / Ray

Salahsatunya adalah Sunadi, bocah 7 tahun yang setelah mendapat rujukan dari pihak Puskesmas Pebayuran setempat, hingga saat ini tengah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Annisa, daerah Kabupaten Bekasi.

Hal yang sama juga di alami oleh Sarka, pemuda 26 tahun yang saat ini juga menjalani perawatan di rumah. Hingga berita ini diturunkan, Sarka sudah menghabiskan 6 botol infusan.

Menanggapi hal itu, Martono, salah seorang warga Kampung Bolang tersebut, berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, melalui Dinas Kesehatan dapat secepatnya mengatasi wabah DBD.

“Kami berharap hal ini mendapat perhatian serius dari Pemkab Bekasi melalui Dinas Kesehatan, baik dalam pencegahan maupun penindakannya. Supaya tidak terjadi lagi dan tidak di alami juga oleh masyarakat yang lainnya,” harap Martono.” Pungkas Martono, saat ditanya awak media. Jum’at, 08/02/2019.

 

 

Penulis : Janson M / Ray
Editor.  : Deni